Pengprov Perbakin Papua Barat Gelar Pelatsar Bagi 32 Calon Anggota

0
444
Gubernur Papua Barat, Kapolda Papua Barat, Kepala Imigrasi Manokwari, Kabag Humas dan Protokol Setda Papua Barat, para Kabid di Polda Papua Barat dan para Pengprov Perbakin Papua Barat usai melakukan eksibisi menembak di Lapangan Tembak Mapolda, Kamis (5/3/2020). (Foto: Bustam/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM–  Pengprov Perbakin Papua Barat menggelar pelatihan dasar berburu dan menembak (Pelatsar) bagi 32 calon anggota yang berasal dari tiga daerah, Kabupaten Manokwari, Kota Sorong dan Teluk Bintuni.
Pelatihan yang dimulai, Kamis (5/3/2020) tadi, akan berlangsung tiga hari kedepan di Lapangan Tembak dan aula Mapolda Papua Barat.
Penyematan tanda peserta pelatihan oleh Ketua Pengprov Perbakin Papua Barat, Isak Hallatu.
Kabid Buruh Perbakin Pusat, Mayjen Marinir Suhartono dalam sambutannya yang dibacakan anggota Bidang Berburu, Beni Martapa mengatakan, pelatihan dasar berburuh dan menembak (Pelatsar) dilakukan dalam rangka penerimaan anggota calon berburu.
Berburu, menurut Beni Martapa, merupakan kegiatan olahraga yang berbeda dengan olahraga lainnya. Karena menggunakan senjata api yang diatur ketat melalui peraturan senjata api. “Mengambil satwa liar yang dilindungi UU, konservasi dan di alam liar, memiliki resiko yang sangat tinggi. Dengan harus berlandaskan pada etika sapta berburu Perbakin. Ini semua harus dipatuhi,” jelasnya.
Oleh  karena itu, untuk menjadi pemburu yang benar, maka perlunya mengikuti Pelatsar berburu. Dalam Pelatsar ini,kata Beni Martapa, akan dibekali lima materi, tiga mata ajar, dan dua materi ketrampilan. “Yang akan diuji pada Sabtu dan Minggu, jika lulus, barulah layak menjadi perburu Perbakin. Setelah lulus akan diberikan sertifikat dan kartu anggota bidang berburu Perbakin atau KTA-B. Ini baru bisa membeli senjata api, dengan menggunakan izin untuk berburu,” tandasnya. (bm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.