Pemkab Manokwari Perkuat Sinergi dengan BPJS Kesehatan, Minta Peserta JKN Tak Dibebani Biaya Tambahan

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari terus memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan guna meningkatkan cakupan kepesertaan dan tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Upaya tersebut dibahas dalam Forum Komunikasi Implementasi Strategi Penguatan Rekrutmen, Cakupan, dan Tingkat Keaktifan Peserta di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, Senin (21/9/2026).

Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempertahankan sekaligus mendongkrak capaian kepesertaan JKN secara berkelanjutan demi menjamin akses kesehatan masyarakat.

“Harapan kami, pertemuan hari ini dapat menghasilkan kesepakatan strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Manokwari, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang maksimal dengan dukungan pembiayaan pemerintah,” ujar Hermus.

Ia menyampaikan, BPJS Kesehatan merupakan mitra strategis pemkab dalam perluasan manfaat jaminan kesehatan. Pemenuhan akses kesehatan bukan sekadar menjalankan program, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah kepada warga.

“BPJS Kesehatan adalah mitra strategis Pemerintah Kabupaten Manokwari. Kami berkomitmen memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkendala pembiayaan,” tegasnya.

Selain mengevaluasi target kepesertaan dan koordinasi persiapan layanan tahun 2027, Hermus menggarisbawahi pentingnya perlindungan hak-hak peserta. Ia mengingatkan agar tidak ada fasilitas kesehatan (faskes) yang membebani peserta JKN dengan biaya tambahan di luar ketentuan.

“Peserta JKN tidak boleh dibebani iur biaya tambahan untuk pelayanan yang menjadi haknya sesuai ketentuan. Pemerintah daerah bersama BPJS Kesehatan harus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang berkualitas, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas rujukan,” tambahnya.

Bupati menekankan bahwa indikator kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari kebutuhan pokok seperti sandang dan pangan, tetapi juga dari kemudahan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan yang memadai.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, drg. Eka Verawati, menyambut baik komitmen dan sinergi yang ditunjukkan Pemkab Manokwari.

“Sinergi dengan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan kepesertaan JKN tetap terjaga dan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan sesuai dengan ketentuan. Melalui forum ini, kami bersama-sama menyusun langkah yang lebih terarah untuk memperkuat penyelenggaraan Program JKN di Kabupaten Manokwari,” tandas Eka.


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses