Pasar Murah hingga Aksi Sosial Warnai Peringatan Hari Statistik Nasional di Papua Barat

0
Pasar Murah dalam rangka Hari Statistik Nasional di Kantor BPS Papua Barat. (foto: Elyas/klikpapua)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) 2026 di Papua Barat diwarnai rangkaian kegiatan sosial, mulai dari pasar murah, donor darah, hingga pemeriksaan kesehatan gratis, yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat, Selasa (22/9/2026).

Kepala BPS Provinsi Papua Barat Merry mengatakan, peringatan HSN bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan peran statistik dalam pembangunan bangsa.

“Peringatan Hari Statistik Nasional bukan sekadar momen seremonial tahunan, melainkan ajang refleksi atas peran statistik bagi pembangunan bangsa,” ujar Merry.

Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi dan sosial yang bergerak cepat, data yang akurat, mutakhir, dan terpercaya menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Peringatan HSN, kata dia, juga menjadi momentum memperkuat sinergi dan kolaborasi antarinstansi, dengan dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan penyediaan data statistik yang berkualitas dan presisi.

Terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang masih berjalan dan akan segera berakhir, Merry meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Provinsi Papua Barat, agar pelaksanaan sensus berjalan sukses.

“Kami mohon seluruh pemangku kepentingan, dalam hal ini gubernur dan jajaran, untuk mendukung suksesnya perjalanan Sensus Ekonomi di Papua Barat,” katanya.

Sementara itu, sambutan Gubernur Papua Barat yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Nency Titty Lidya Wyzer menyebutkan, HSN yang diperingati setiap 26 September menjadi momentum menumbuhkan kesadaran statistik di tengah masyarakat, baik bagi penyedia data, responden, maupun pengguna data.

Mengusung tema “Statistik Berdampak untuk Indonesia Maju”, Gubernur mengajak seluruh pihak menjadikan data statistik sebagai pijakan bersama dalam setiap langkah pembangunan.

Rangkaian kegiatan pasar murah, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis disebut sebagai bentuk kepedulian nyata BPS kepada masyarakat, sekaligus pengingat bahwa data statistik hadir bukan hanya untuk angka semata, melainkan untuk memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Gubernur juga menekankan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang telah mendekati penghujung pendataan menjadi tanggung jawab bersama.

Ia berharap BPS Papua Barat mengawal pelaksanaan sensus dan memastikan seluruh penduduk tidak terlewat dalam pendataan, sementara masyarakat, khususnya pelaku usaha, diminta memastikan telah didata dan segera melapor ke BPS apabila belum didata.

Merry menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat beserta jajaran pemerintah provinsi atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan statistik di Papua Barat.

“Mari kita jadikan Hari Statistik Nasional sebagai momentum untuk terus berkontribusi memberikan kualitas pelayanan data dan melayani masyarakat demi Indonesia yang lebih baik,” katanya. (dra)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses