Labolatorium PCR ‘Demas Paulus Mandacan’ di RSUD Manokwari Resmi Beroperasi

0
96
Istri almarhum Demas Paulus Mandacan, Irma Purnasari menggunting pita peresmian Labolatorium PCR 'Demas Paulus Mandacan di RSUD Manokwari, yang dilanjutkan dengan Launching oleh Plt Bupati Manokwari, Edi Budoyo, Senin (21/9/2020).(Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Laboratorium PCR ‘Demas Paulus Mandacan’ yang berada di RSUD Manokwari dilaunching, Senin (21/9/2020). Hadir Plh Bupati Manokwari, Plh Sekda Manokwari, Istri almarhum Demas Paulus Mandacan, anggota DPRD Manokwari, unsur forkopimda, serta stakeholder Pemerintah Kabupaten Manokwari.
Plh Bupati Manokwari, Edi Budoyo menjelaskan penggunaan nama Demas Paulus Mandacan sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada almarhum Bupati Manokwari. “Nama ini mendapat izin dari ibu Irma Purnamasari yang merupakan istri tercinta dari Bapak Demas Paulus Mandacan,” ujarnya.
Menurutnya, alat PCR tersebut cukup lama ditunggu kehadirannya. Sampel swap di Kabupaten Manokwari harus dikirim ke Makassar, dan harus menunggu lama untuk mengetahui hasilnya. Beruntung adanya PCR di RSU Provinsi Papua Barat, sehingga dapat dikirim ke sana.
Namun dengan adanya alat PCR di Kabupaten Manokwari, maka dapat dilakukan secara mandiri. “Sekali beroperasi 30 sampel, bisa digunakan untuk 3 kali dalam sehari, berarti 90 sampel dalam sehari dapat diperiksa. Kini alat ini menjadi milik RSUD Manokwari untuk bisa mengetahui cepat hasilnya,” kata Edi Budoyo dalam sambutannya.
Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Manokwari, drg Henri Sembiring menuturkan alat PCR ini dilaunching oleh Plh Bupati dan pitanya digunting oleh Istri almarhum (Irma Purnamasari).
PCR ini sekali running 30 dengan sistem kerja 3 kali running dalam sehari, sehingga dalam sehari bisa memeriksa sekitar 90 sampel. “Laboratorium PCR Demas Paulus Mandacan  disupport oleh gugus tugas Kabupaten Manokwari dalam bentuk alat PCR, biocetfty cabinet, kulkas -20 derajat celsius, -80 derajat celsius , seluruh reagent untuk pelaksanaan PCR ini berfungsi dan juga alat-alat kelengkapan lainnya, yang lebih kurang total pada data ini adalah sekitar 3 M, ” ungkap Sembiring.
Disamping itu ada moubelair yang sementara direcofusing sesuai petunjuk bupati,  untuk meja, kursi, TV dan wifi, karena setiap saat hasil kerja PCR ini dilaporkan ke Kementerian Kesehatan, sehingga ada dua wifi yang dipasang di tempat ini.
Untuk tenaga laboratorium, ada satu dokter spesialis partologi klinik, satu dokter umum, dan analis empat orang yang berasal dari RSUD dua orang dan dari dinas kesehatan dua orang, dan tambahan kesehatan lingkungan dan cleaning servis sesuai kebutuhan.
Istri almarhum Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan, Irma Purnamasari mengucapkan terimakasih atas penghargaan dan penghormatan dari Pemkab Manokwari yang telah memberi nama suaminya pada nama laboratorium PCR di RSUD Manokwari.
“Semoga bermanfaat laboratorium PCR ini untuk masyarakat Manokwari dan sesuai penggunaan laboratorium ini, serta virus Covid-19 ini cepat berlalu, juga masyarakat yang masih positif cepat sembuh dan bisa kembali bersama keluarga,” ucap Irma.
Dari pantauan klikpapua.com lounching laboratorium PCR Demas Paulus Mandacan penuh haru, air mata kembali membasahi wajah Plh Bupati Edi Budoyo dan istri almarhum Irma Purnamasari serta sebagian yang hadir saat lounching tersebut.(aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.