Kapolda Papua Barat Bentuk Tim Selidiki Meninggalnya Septinus Sesa 

0
Irjen Pol Johnny Edison Isir, Kapolda Papua Barat. (Foto: Gemelin/klikpapua)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny Edison Isir, memastikan akan menyelidiki insiden yang menewaskan seorang warga bernama Septinus Sesa saat aksi blokade di kawasan Wirsi dan seputaran Jalan Yosudarso, Manokwari, Kamis malam (29/8/2025).

Kapolda menyebut, tim penyelidikan akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Komnas HAM, Ombudsman, dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH), guna menjamin proses yang transparan dan menyeluruh.

“Atas nama Polda Papua Barat dan jajaran, kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Pak Sesa. Saya juga sudah menyampaikan langsung kepada pihak keluarga,” ujar Kapolda dalam keterangan pers di Manokwari, Jumat (29/8/2025).

Kapolda membantah isu yang menyebut korban meninggal akibat paparan gas air mata. Menurutnya, gas air mata merupakan sarana pengendali massa yang secara prinsip tidak bersifat mematikan.

Saat ini, Polda Papua Barat memfokuskan pendampingan terhadap keluarga hingga prosesi pemakaman selesai.

Selanjutnya, tim penyelidikan akan bekerja dengan melibatkan unsur internal kepolisian, seperti Propam dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes), serta membuka ruang partisipasi masyarakat.

“Tim ini akan bekerja secara transparan. Hasilnya harus jelas dan bisa diketahui oleh keluarga maupun masyarakat,” tegas Kapolda.

Ia menambahkan, pihak keluarga sejauh ini belum memberikan persetujuan untuk dilakukan otopsi.

Namun, apabila diizinkan, pemeriksaan forensik akan melibatkan dokter spesialis, bahkan kemungkinan mendatangkan ahli dari luar Papua.

“Tim internal sudah terbentuk, terdiri dari fungsi pengawasan, Propam, serta Bid Dokes untuk meneliti rekam medis almarhum. Nantinya hasil penyelidikan akan kami umumkan secara terbuka,” jelasnya.

Kapolda juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mohon masyarakat tidak terpengaruh isu-isu yang tidak berdasar. Mari sama-sama menunggu hasil penyelidikan resmi,” tutup Kapolda Isir. (mel)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses