29.5 C
Manokwari
Senin, Oktober 18, 2021
Beranda PAPUA BARAT MANOKWARI KAHMI Apresiasi Pengungsi Borobudur Bangun Huntara Mandiri

KAHMI Apresiasi Pengungsi Borobudur Bangun Huntara Mandiri

0
69
Ketua Dewan Penasehat Majelis Wilayah KAHMI Papua Barat, Mohamad Lakotani, perwakilan Kerukunan Keluarga Biak, Agus Sroyer, Pengurus MW KAHMI Papua Barat dan sejumlah warga Nelayan.
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Sebanyak 47 kepala keluarga korban kebakaran di Kompleks Perumahan Borobudur, memilih membangun hunian sementara (huntara) secara swadaya. Pembangunan tersebut dilakukan pada sebidang tanah milik keluaga Ishak Mansim tepat di belakang SMK Kehutanan Manokwari. Dalam proses pembangunannya, kelompok nelayan ini mendapat bantuan baik pendampingan maupun sebagian material dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Papua Barat.
Penandatanganan perjanjian peminjaman lahan huntara antara pemilik lahan dengan perwakilan kelompok nelayan, dilakukan Sabtu (9/10/2021). Acara ini disaksikan Ketua Dewan Penasehat Majelis Wilayah KAHMI Papua Barat, Mohammad Lakotani serta perwakilan Kerukunan Keluarga Biak, Agus Sroyer.
Pemilik lahan, Ishak Mansim mengaku rela meminjamkan lahan karena prihatin dengan kondisi rekan-rekannya di pengungsian. Apalagi dalam kurun waktu satu minggu terakhir, banyak nelayan yang belum bisa kembali beraktivitas seperti biasa. “Kami berharap dengan adanya hunian sementara, maka beberapa keluarga yang kita tampung ini bisa kembali melaut. Karena bagaimana pun, mata pencaharian utama mereka adalah sebagai nelayan,” ujar Mansim sembari menegaskan jika tidak memunggut biaya sewa apapun kepada pengungsi.
Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI PB, Hasan Makasar mengatakan apa yang dilakukan puluhan nelayan dan dibantu dengan Ishak Mansim, sangat bermanfaat. Terutama bagi korban yang harta bendanya telah terbakar. “Apa yang dilakukan pak Ishak Mansim, adalah sebuah lilin yang diharapkan bisa menerangi di kegelapan. Bantuan ini, akan sangat berarti bagi para korban yang akan memulai hidup baru,” kata Hasan.
Hasan menyatakan, dalam proses pembangunan ini, pihak KAHMI memberi pendampingan, mulai dari administrasi surat menyurat sampai dengan bantuan pembelian bahan. Bantuan tersebut, kata Hasan, bersumber dari usaha galang dana yang dilakukan kader dan alumni HMI di beberapa kota di Papua Barat.
Mohamad Lakotani, Ketua Dewan Penasehat KAHMI PB, ikut mengapresiasi langkah puluhan nelayan yang mau membangun hunian sementara secara mandiri. Dia juga berterima kasih kepada pemilik lahan yang sukarela meminjamkan tanah untuk dibangun huntara. “Dalam suasana seperti ini, keiklasan dan ketulusan harus hadir. Dan apa yang dilakukan Saudara Ishak Mansim dibantu rekan-rekan disini adalah luar biasa. Ini hal kecil tapi sangat bermanfaat,” ujar Lakotani yang juga Wakil Gubernur Papua Barat ini.
Dia menambahkan, hal ini bisa memberi harapan baru kepada para pengungsi yang terkena musibah. “Terima kasih karena sudah tampil memberi harapan bagi saudara-saudara kita yang baru terkena musibah,” tutur Lakotani. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.