Gubernur Dominggus:  Vaksinasi Perlu Kolaborasi, Ada Sanksi Administrasi Bagi yang Menolak

0
102
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan disuntik vaksin jenis lansia, Rabu (3/3/2021) di aula Arfak, Mapolda Papua Barat. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan, vaksinasi tahap kedua ini sasarannya sangat besar, untuk Provinsi Papua Barat sendiri berjumlah sekitar 146 993 orang yang harus divaksinasi, mulai hari ini sampai akhir Mei 2021. Dan akan dilanjutkan pada vaksinasi tahap III yang direncanakan awal bulan Juni nanti dengan sasaran masyarakat umum di wilayah Papua Barat yang berusia 18 tahun ke atas.
Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan saat melakukan pencanangan vaksinasi Covid-19 di aula Arfak Polda Papua Barat, Rabu (3/3/2021). Dengan jumlah penerima vaksin tahap II yang sangat besar dengan batas waktu 60 hari petugas kesehatan harus bisa menuntaskan tanggung jawab tersebut atau dengan kata lain diperlukan 5000 penyuntikan per hari untuk dapat mencapai target tersebut.
“Tentunya pihak kesehatan tidak bisa bekerja sendiri, diperlukan kolaborasi dan sinergitas yang baik antara pihak pelaksana dan institusi organisasi kelompok sasaran sebagai upaya mempercepat penyelesaian tahap II. Dengan begitu mulai bulan Juni 2021 kita sudah bisa dan siap melaksanakan vaksinasi tahap 3, dengan sasaran seluruh masyarakat usia 18 tahun ke atas yang berdomisili di daerah beresiko tinggi,” tuturnya.
Untuk memastikan seluruh tahapan vaksinasi dipenuhi oleh seluruh masyarakat, maka telah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2001 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi covid 19 di mana pada pasal 13a mengatur tentang sanksi administrasi bagi sasaran yang menolak vaksinasi berupa pemberian bantuan jaminan sosial kesehatan, pemberhentian layanan administrasi pemerintah atau denda.
Dominggus berharap kepada seluruh sasaran yang bekerja di pemerintahan baik sipil maupun aparat keamanan, berikan contoh yang baik kepada masyarakat dengan segera mendapatkan vaksinasi sebanyak 2 kali penyuntikan dosis kepada para tokoh dan panutan daerah.
Dominggus mengimbau kepada organisasi profesi dan kemasyarakatan untuk dapat bantu memberi edukasi masyarakat, dengan menyebarkan informasi yang baik dan benar terkait vaksinasi Covid-19,  serta untuk semua pihak tingkatkan kerjasama saling mendukung dan gotong royong dalam pelaksanaan program vaksinasi ini demi mempercepat terbentuknya kekebalan tubuh dalam mengatasi pandemi.  “Dan untuk kita semua tetap jalankan protokol kesehatan secara disiplin, jadilah teladan bagi masyarakat,” imbaunya.(aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.