MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk menghentikan penerimaan tenaga honorer baru. Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (7/9/2026).
Dominggus mengatakan, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat saat ini tercatat lebih dari 4.700 orang. Menurutnya, jumlah tersebut sudah terlalu banyak dan tidak lagi sebanding dengan daya tampung yang tersedia.
“Jumlah ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat saat ini sebanyak 4.700 lebih. Ini cukup banyak dan daya tampung kita tidak muat,” ujar Dominggus.
Ia juga menyoroti adanya penambahan pegawai di sejumlah OPD pada proses pengangkatan sebelumnya, dengan jumlah yang dinilai cukup signifikan.
“Ada OPD-OPD pada pengangkatan kemarin bisa ada tambahan 50 sampai 70 orang. Ini harus dievaluasi,” katanya.
Selain itu, Dominggus mengungkapkan masih terdapat sekitar 600 tenaga honorer yang belum diangkat statusnya hingga saat ini. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi salah satu pertimbangan penting untuk tidak lagi membuka penerimaan tenaga honorer baru di masing-masing OPD.
“Saat ini masih ada honorer yang belum diangkat, cukup banyak, sekitar 600-an. Untuk itu, kepada semua pimpinan OPD, agar tidak lagi menerima tenaga honorer. Setop. Pegawai kita sudah cukup banyak,” tegasnya.
Dominggus menambahkan, penempatan tenaga honorer selama ini seharusnya melalui surat keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh bupati atau gubernur, bukan oleh masing-masing OPD.
“Untuk penempatan honorer, SK-nya bukan dari OPD, melainkan dari bupati dan gubernur,” ujarnya.
Ia pun menegaskan agar ke depan tidak ada lagi OPD yang menandatangani SK honorer secara mandiri. Menurutnya, seluruh SK honorer harus dikeluarkan langsung oleh Gubernur Papua Barat.
“Jadi sekarang setop, tidak ada lagi OPD-OPD tanda tangan SK honorer. SK itu keluar dari Gubernur. Kita berdayakan pegawai yang ada saja,” tutup Dominggus. (dra)





















