Bupati Hermus Ajak Warga NTT di Manokwari Tetap Mengucap Syukur

0
144
Bupati Manokwari Hermus Indou saat hendak membakar lilin, sebagai bentuk soladaritas dukungan terhadap warga NTT, yang dilanda musibah banjir bandang, beberapa waktu lalu. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–Bupati Manokwari Hermus Indou  mengajak seluruh warga masyarakat NTT yang hadir dalam ibadah dan upacara 1.000 lilin untuk NTT untuk selalu bersyukur, karena Tuhan selalu memberikan pengharapan kepada kita yang hidup hingga saat ini.
“Tidak hanya itu, tetapi Tuhan menaruh hati, menaruh kasih dan kehendaknya di dalam hati kita semua, sehingga kita semuanya ikut berpartisipasi dalam acara pembakaran 1.000 lilin untuk NTT sebagai bentuk kepedulian kita, sebagai wujud kasih kita, kepada saudara-saudara kita yang berada di NTT, yang beberapa waktu lalu alami musibah banjir dan longsor,” ujar Bupati Hermus saat menghadiri ibadah dan upacara pembakaran 1.000 lilin untuk NTT di aula Gereja St Agustinus Brawijaya, Sabtu malam (17/4/2021).
Bupati mengatakan,atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Manokwari menyampaikan rasa belasungkawa, turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kejadian bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di NTT yang telah memakan banyak korban jiwa, juga menimbulkan kerugian dan kerusakan.
Hermus juga mengajak berdoa, agar Tuhan terus memberikan kekuatan, ketabahan bagi seluruh warga NTT, agar dalam waktu tidak terlalu lama, terjadi pemulihan bagi seluruh kehidupan mereka. “Tentu pada kesempatan yang berbahagia ini saya mengajak seluruh warga masyarakat Flobamora khususnya di Provinsi Papua Barat  terlebih khusus di Kabupaten Manokwari, mari kita mengucap syukur atas peristiwa banjir bandang dan juga bencana alam, karena tidak ada segala sesuatu yang terjadi secara kebetulan, tetapi semua sudah dirancang dan merupakan kehendak Tuhan, kita harus percaya bahwa rancangan Tuhan adalah rancangan yang damai sejahtera,” kata Bupati.
“Kita juga mengucap syukur dan menerima dengan ikhlas semua kejadian yang terjadi dan mengambil hikmatnya dalam setiap peristiwa yang dialami, kita percaya sepenuhnya, bahwa banjir bandang di NTT adalah ujian Tuhan, teguran Tuhan, tidak hanya untuk warga, tetapi untuk bangsa dan negara untuk peristiwa ini juga menjadi teguran dan ujian bagi kita,” sambung Hermus.
Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Manokwari beberapa waktu lalu telah mengeluarkan edaran untuk semua elemen masyarakat, termasuk pengusaha untuk membantu lewat Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Manokwari. “Dalam waktu dekat kami juga akan berkoordinasi dengan ketua dan juga semua tim penanggulangan bencana, khususnya yang ada di Kabupaten Manokwari atau Provinsi Papua Barat untuk bantuan dari pemerintah dan juga masyarakat Kabupaten Manokwari telah kita siapkan dan tentu kita satukan menjadi satu paket.Yang nanti kita akan membawa sebagai tanda kasih kita kepada saudara-saudara kita di NTT,” pungkasnya.(aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.