9 Bapaslon di Papua Barat Teken Pakta Integritas Protokol Kesehatan

0
61
Pembacaan pakta integritas dibacakan oleh Bapaslon Bupati Manokwari, Sius Dowansiba, dan semua Bapaslon menyatakan berkomitmen untuk mematuhi kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Penandatangan Pakta Integritas dan deklarasi Pilkada Serentak tahun 2020 yang sehat, aman, jujur adil dan damai di Papua Barat berlangsunng, Rabu (16/9/2020) di Mapolda Papua Baratt.
Turut hadir Gubernur Papua Barat, Kapolda Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, para forkopimda, bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan serta partai politik. Tidak tampak Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Arfak.
Kesembilan Bapaslon ini mengucapkan ikrar untuk berkomitmen pada penerapan protokol kesehatan, pencegahan pengendalian Covid-19 dalam Pilkada tahun 2020. Deklarasi tersebut dilakukan secara virtual yang diikuti 9 kabupaten yang akan Pilkada tahun ini.
Pembacaan pakta integritas dibacakan oleh Bapaslon Bupati Manokwari, Sius Dowansiba, dan semua Bapaslon menyatakan berkomitmen untuk mematuhi kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.
Dengan senantiasa menerapkan prinsip-prinsip kesehatan dan keselamatan, semua pihak menjamin seluruh tim pemenang atau pendukung tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 serta menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap aktivitas tahapan Pilkada.
Adapun isi pakta integritas Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Serentak tahun 2020 yang sehat, jujur, adil, aman, dan damai di Provinsi Papua Barat.
Kami selaku bakal pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati dalam pemilihan serentak tahun 2020 bersedia mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan dalam rangka mencegah dan menanggulangi Covid-19 pada semua tahapan pemilihan dengan komitmen, sebagai berikut:
  1. Mematuhi seluruh peraturan perundang – undangan di Negara Kesatuan Republik Indonesia terutama peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 10 tahun 2020 tentang perubahan atas PKPU Nomor 6 tahun 2020.
  2. Tidak mengumpulkan masyarakat melebihi yang ditentukan penyelenggara pemilihan dan tidak melibatkan ibu hamil anak-anak dan orang yang lanjut usia.
  3. Menyiapkan tim kesehatan disetiap tahapan pemilihan.
  4. Bersedia menerima konsekuensi hukum terhadap pelanggaran isi pakta integritas ini.
Usai membacakan pakta integritas para Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati di 9 kabupaten menandatangani pakta integritas yang disaksikan Gubernur Papua Barat, Wakil Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, Kapolda Papua Barat, Kabinda Papua Barat, Kejati Papua Barat,  ketua KPU Papua Barat, Ketua KPU Kabupaten,  Ketua Bawaslu Papua Barat,  serta seluruh partai pengusung dan partai pendukung.(aa)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.