Disparbud Fakfak Latih Pelaku Kriya dan Kuliner Hadapi Persaingan Bisnis

0

FAKFAK,KLIKPAPUA.com- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Fakfak menggelar bimbingan teknis (bimtek) pemasaran dan manajemen bagi pelaku ekonomi kreatif sub-sektor kriya dan kuliner pada 1–2 Oktober 2026.

Kegiatan ini bagian dari program pengembangan kapasitas pelaku ekonomi kreatif. Tujuannya membekali pelaku usaha agar siap menghadapi persaingan bisnis dengan memaksimalkan potensi lokal Fakfak.

Kepala Disparbud Fakfak Muhammad Ilham Nurdin mengatakan, kendala utama pelaku kreatif di lapangan terletak pada manajemen, mulai dari penguatan merek (branding), pengelolaan keuangan, hingga strategi promosi.

“Banyak yang belum mampu bersaing secara maksimal karena faktor manajemen. Melalui bimtek ini kita bekali mereka secara matang agar siap naik kelas,” ujarnya.

Disparbud mendatangkan akademisi dari Universitas Atma Jaya Surakarta sebagai pemateri. Pemilihan ini didasarkan pada reputasi Surakarta dan Yogyakarta yang produk kriya dan kulinernya telah mendunia. Para pemateri tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga berbagi pengalaman praktis.

Program ini bersinergi dengan Room Craft (Ruang Ekonomi Kreatif) milik pemerintah provinsi dan Aplikasi SATU Fakfak yang diluncurkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Fitur e-business dan subdomain pariwisata pada aplikasi tersebut akan dioptimalkan sebagai wadah promosi digital produk kriya dan kuliner lokal.

Peserta berasal dari 17 distrik di Fakfak. Rekrutmen dilakukan selektif dengan memprioritaskan pelaku usaha yang sudah terdata, usahanya telah berkembang, dan berkeinginan kuat untuk maju.

“Dunia bisnis bukan tempat untuk sekadar coba-coba atau pengisi waktu luang. Pelaku usaha dituntut memiliki daya juang tinggi dan keseriusan penuh,” kata Ilham.

Dukungan bagi pelaku ekonomi kreatif, menurut Ilham, telah diprogramkan pada 2026 dan tidak berhenti setelah bimtek ditutup.

Disparbud bersama akademisi Atma Jaya membentuk grup WhatsApp sebagai ruang diskusi berkala, evaluasi perkembangan usaha, dan perluasan jejaring bisnis.

Para pemateri juga berkomitmen mendampingi pelaku usaha memasarkan produk ke pasar yang lebih luas. (wan)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses