MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Suasana haru mewarnai prosesi pelepasan jenazah mantan Wakil Bupati Manokwari, Drs. Edi Budoyo.
Putra almarhum yang juga anggota DPR Papua Barat, Gilang Pinandito, mewakili keluarga menyampaikan terima kasih serta permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan jajaran pemerintahan.
Di hadapan para pelayat yang memadati rumah duka di Sowi Gunung, Gilang mengungkapkan beratnya rasa kehilangan yang dialami keluarga atas kepergian sang ayah. Namun, kehadiran dan simpati masyarakat menjadi penguat bagi keluarga untuk mengikhlaskan almarhum.
“Jujur, ini hari yang sangat berat bagi kami. Namun, kami sangat berterima kasih karena setiap kehadiran serta keharuan yang bapak dan ibu tunjukkan membantu kami menguatkan hati. Rasa haru ini membuat kami semakin lega dan ikhlas melepaskan ayahanda terkasih,” tutur Gilang saat menyampaikan sambutan keluarga, Rabu (9/9/2026).
Gilang mengenang dedikasi almarhum yang menghabiskan lebih dari separuh usianya untuk mengabdi di Tanah Papua, mulai dari menjabat Penjabat Bupati Manokwari Selatan hingga Wakil Bupati Manokwari selama dua periode.
Ia menyampaikan rasa hormat dan terima kasih karena masyarakat tetap memberikan penghormatan tertinggi bagi almarhum hingga akhir hayatnya.
“Semasa hidup, saat beliau menjabat, wajar jika orang menghormati. Namun hari ini, ketika beliau hanya terbungkus kain kafan, bapak dan ibu sekalian masih memberikan penghormatan luar biasa dan setia mengantar beliau hingga peristirahatan terakhir. Ini menjadi kekuatan dan kebahagiaan tersendiri bagi kami keluarga,” ujarnya.
Mewakili ibunda serta seluruh keluarga besar, Gilang juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan, janji, maupun harapan yang belum sempat terwujud selama almarhum bertugas sebagai pejabat publik.
“Sebagai manusia biasa dan pejabat publik, tentu almarhum tidak luput dari kesalahan maupun kekecewaan yang mungkin timbul. Dari lubuk hati yang terdalam, kami memohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya demi melapangkan jalan almarhum menuju tempat terbaik di sisi Tuhan,” harapnya.
Gilang juga menyatakan komitmen keluarga untuk menyelesaikan seluruh kewajiban almarhum yang mungkin masih tertunda.
Usai pelepasan di rumah duka, jenazah Edi Budoyo diberangkatkan menuju Taman Makam Bahagia, kawasan Taman Makam Pahlawan Manokwari, untuk dimakamkan. (mel)





















