MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Calon Ketua Umum (Caketum) Koni Papua Barat, Mohamad Lakotani (Mola), membantah isu yang menyebutkan dirinya menggunakan kapasitas sebagai Wakil Gubernur Papua Barat untuk mengintimidasi ketua cabang olahraga (cabor) maupun ketua Koni kabupaten agar memberikan dukungan kepadanya.
“Saya tidak pernah menggunakan kapasitas sebagai wakil gubernur, tidak pernah mengintimidasi siapa pun, menekan siapa pun untuk memberikan dukungan maju sebagai calon ketua umum Koni,” tegas Mola.
Bantahan ini disampaikan Mola menanggapi dinamika yang menjadi perbincangan hangat di media sosial terkait pencalonannya sebagai Ketua Umum Koni Papua Barat.
“Sebenarnya ini dinamika yang biasa di dalam proses berorganisasi. Perbedaan pendapat di dalam organisasi apa pun itu sesuatu yang biasa saja dan seharusnya proporsional,” ujarnya.
Mola menjelaskan, Koni merupakan rumah besar bagi seluruh cabang olahraga yang berfungsi menyatukan visi dan misi organisasi. Menurutnya, Koni semestinya diisi oleh orang-orang yang memahami berbagai cabor, karena tugas utama Koni adalah menyatukan perbedaan demi meraih prestasi bersama.
“Yang harus kita bicarakan adalah bagaimana kita membangun olahraga ini ke depan, membangun prestasi olahraga kita ke depan. Sebagai organisasi formal, Koni ini diatur dengan regulasi, sama seperti organisasi formal lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Mola, Melkias Werinussa, menyebut saat ini Mola telah mendapatkan dukungan dari 23 cabor dan empat Koni kabupaten, yakni Koni Manokwari, Koni Wondama, Koni Kaimana, dan Koni Fakfak.
“Empat Koni kabupaten dan 23 cabor sudah menyampaikan dukungan kepada kami,” ujar Melkias.
Menurutnya, dukungan tersebut memastikan Mola maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum Koni Papua Barat. Ia mengatakan, tim pemenangan terus melakukan konsolidasi guna mempersiapkan diri menjelang penyelenggaraan Musyawarah Provinsi (Musprov) Koni Papua Barat.
“Pada prinsipnya, kami berharap mendapatkan dukungan dari cabor lebih banyak lagi, karena cabor dan Koni kabupaten lain masih belum menentukan sikap dukungannya,” katanya. (dra)





















