Operasi SAR Hari ke-7 Korban Jatuh dari KM Gunung Dempo Diusulkan Ditutup

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com – Setelah berlangsung selama tujuh hari, Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap Hery Wonda (26), penumpang yang terjatuh dari KM Gunung Dempo, resmi diusulkan untuk ditutup.

Keputusan ini diambil setelah seluruh upaya pencarian maksimal tidak membuahkan hasil hingga batas waktu operasi yang ditentukan.

Kejadian terjadi pada Selasa, 23 Juni 2026 pukul 16.37 WIT, saat kapal berlayar dari Wasior menuju Nabire melintasi perairan sekitar Pulau Roon, Selat Numanura, Teluk Cenderawasih, Kabupaten Teluk Wondama.

Korban dilaporkan terjatuh dari dek 7 kapal. Kru langsung melakukan pencarian awal, namun belum berhasil menemukan korban.

Pada hari terakhir operasi, Selasa (30/6/2026), Tim SAR Gabungan melaksanakan penyisiran menyeluruh, dua unit SRU darat menjangkau area lebih dari 8 kilometer, sementara unsur laut terus memantau titik lokasi. Namun hingga pukul 16.00 WIT, hasil pencarian tetap nihil.

Evaluasi bersama antara Basarnas, unsur terkait, dan keluarga korban kemudian diselenggarakan. Berdasarkan pertimbangan teknis, kondisi lapangan, dan prosedur baku SAR, disepakati bahwa operasi dinyatakan selesai dan diusulkan penutupannya. Seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi ini melibatkan Kantor SAR Manokwari, Unit Siaga SAR Teluk Wondama, Polairud, BPBD, KPLP Wasior, PT Pelni Cabang Wasior, aparat kampung, warga sekitar, serta keluarga korban. Sepanjang pencarian, kondisi cuaca cukup menantang: hujan lebat, angin 5 knot, gelombang setinggi 1,5 meter, dan jarak pandang kurang dari 7 km.

Basarnas menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama semua pihak. Pihaknya menegaskan bahwa operasi dapat dibuka kembali sewaktu-waktu jika ditemukan informasi atau tanda keberadaan korban di masa mendatang.(rls/red)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses