KAIMANA,KLIKPAPUA.com – Antisipasi fenomena El Nino dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tahun 2026 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaimana mengingatkan warga agar menghemat air.
Hal ini ditegaskan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaimana Hans Litaay pasca mengikuti Pelantikan dan Sumpah Janji Pejabat di Gedung Pertemuan Krooy, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena el nino di tahun 2026 ini, berpotensi terjadinya kemarau dan kebakaran hutan.
Kata Hans, Fenomena El Nino kembali menguji kesiapsiagaan pemerintah daerah, dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan serta kemarau,
Ia mengungkapkan, bahwa BMKG memprediksikan bahwa fenomena tersebut diperkirakan terjadi di bulan Mei sampai dengan Oktober 2026.
“Dan puncaknya akan terjadi di bulan Agustus sampai dengan September 2026, yakni kekeringan yang berkepanjangan, “ujarnya.
Hans mengatakan, El Nino merupakan fenomena anomali iklim di Samudra Pasifik tropis bagian timur dan tengah yang memanas di atas rata-rata.
“Fenomena ini akan memicu kemarau panjang, kekeringan, hingga kebakaran hutan di seluruh wilayah Indonesia, “tambahnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan serta bijak dalam penghematan air.(lau)





















