Jelang Musorprov, Lamek Dowansiba Dorong Regenerasi Kepemimpinan KONI Papua Barat

0
Senator Papua Barat, Lamek Dowansiba.

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Senator Papua Barat, Lamek Dowansiba, menyoroti pentingnya momentum Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua Barat sebagai titik awal perubahan dalam pembangunan olahraga di daerah.

Dalam siaran pers yang diterima, Lamek menegaskan Musorprov tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin pergantian kepengurusan, melainkan harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk menentukan arah baru organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat.

“Kalau Musorprov hanya menjadi pergantian kepengurusan tanpa perubahan cara kerja, maka kita akan terus berada di titik yang sama,” ujarnya.

Ia menilai capaian prestasi olahraga Papua Barat hingga kini belum menunjukkan peningkatan signifikan. Kondisi tersebut, menurutnya, dipengaruhi oleh pola pembinaan yang belum optimal, pendekatan kepemimpinan yang masih konvensional, serta fungsi pelayanan organisasi yang belum maksimal.

Lamek menekankan bahwa dunia olahraga saat ini telah berkembang pesat dengan pendekatan berbasis data, sport science, dan manajemen profesional. Karena itu, ia mendorong adanya perubahan pola kerja dalam tubuh KONI.

Selain itu, ia menyoroti lemahnya pembinaan atlet usia muda. Padahal, Papua Barat memiliki potensi atlet yang besar dan tersebar di berbagai daerah, namun belum sepenuhnya tersentuh sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Menurutnya, KONI Papua Barat membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya memahami aspek teknis olahraga, tetapi juga mampu membangun sistem, mengelola organisasi secara profesional, serta menjembatani kebutuhan di lapangan dengan kebijakan.

“KONI ke depan membutuhkan pemimpin yang mampu mendedikasikan diri secara total, tidak hanya hadir saat event, tetapi bekerja membangun proses,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran pemimpin yang dekat dengan generasi muda, memahami dinamika atlet masa kini, serta memiliki keberanian untuk melakukan inovasi.

Lebih lanjut, Lamek mengingatkan para pemilik suara dalam Musorprov agar menjadikan forum tersebut sebagai ajang menentukan arah organisasi, bukan sekadar memilih figur.

“Jangan memilih berdasarkan kebiasaan atau kedekatan, tetapi berdasarkan kebutuhan. Saat ini kita membutuhkan pelayanan, perubahan, profesionalisme, dan keberanian untuk membangun masa depan,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa regenerasi kepemimpinan di KONI Papua Barat merupakan sebuah keharusan.

“Kita membutuhkan energi baru, cara kerja baru, dan keberanian untuk berubah. Arah itu ada pada generasi muda,” pungkasnya. (rls)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses