UNCRI Manokwari Kukuhkan 111 Lulusan pada Yudisium Perdana FEB

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) Manokwari mengukuhkan 111 lulusan pada Yudisium Perdana Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Program Studi Manajemen (S1) periode I Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (14/3/2026).

Rektor UNCRI, Prof. Roberth KR Hammar mengatakan, para lulusan tersebut merupakan angkatan pertama yang dikukuhkan sejak transformasi dua institusi pendidikan tinggi di Manokwari menjadi UNCRI.

Transformasi tersebut merupakan penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Caritas Papua dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mah-Eisa Manokwari yang kemudian berkembang menjadi UNCRI.

“Sebanyak 111 mahasiswa yang mengikuti yudisium ini merupakan lulusan pertama sejak penggabungan dua institusi tersebut menjadi Universitas Caritas Indonesia,” ujar Hammar dalam sambutannya.

Ia berpesan agar para lulusan mampu membuktikan kualitas diri di tengah masyarakat dengan menjadi inovator serta wirausahawan yang mampu menciptakan peluang kerja.

“Bangsa ini tidak hanya membutuhkan pencari peluang, tetapi generasi muda yang berani membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memanfaatkan teknologi untuk kemajuan masyarakat,” katanya.

Hammar juga menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi integritas serta semangat Caritas atau kasih dalam setiap perjalanan karier para lulusan.

Sementara itu, Dekan FEB UNCRI, Manuel Lambi menyampaikan bahwa yudisium perdana tersebut juga diwarnai dengan capaian akademik yang membanggakan.

Menurutnya, sebagai angkatan pertama di bawah naungan UNCRI, para lulusan berhasil menunjukkan standar akademik yang tinggi.

“Sebanyak 13 mahasiswa berhasil meraih IPK di atas 3,75. Selain itu, angka kelulusan tepat waktu mencapai 38,73 persen, meningkat signifikan dibanding periode-periode sebelumnya,” ungkap Manuel dalam laporannya.

Pengukuhan 111 lulusan yang meraih gelar Sarjana Ekonomi (SE) itu berlangsung khidmat dan penuh haru.

Acara tersebut dihadiri jajaran pimpinan Yayasan Caritas Papua, para wakil rektor, dosen, serta orang tua mahasiswa yang turut menyaksikan putra-putri mereka menjadi bagian dari sejarah perdana universitas tersebut. (mel)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses