Persiapan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Capai 90 Persen

0
Ketua Panitia Harian Pesparawi Nasional XIV, Jacob Fonataba. (foto: Gemelin/klikpapua)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV menyatakan kesiapan teknis penyelenggaraan ajang tersebut di Kabupaten Manokwari telah mencapai 90 persen, di luar kendala transportasi antarprovinsi.

Ketua Panitia Harian Pesparawi Nasional XIV, Jacob Fonataba, mengatakan fokus utama saat ini adalah pengaturan kedatangan dan kenyamanan 8.110 peserta yang akan berlaga dalam 12 kategori lomba.

“Secara umum persiapan sudah 90 persen. Tantangan utama saat ini adalah pengaturan transportasi peserta dari luar daerah,” ujar Jacob usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Manokwari, Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan, panitia membagi pelaksanaan lomba dalam dua sesi guna menyesuaikan kapasitas transportasi dan akomodasi di Manokwari.

Sekitar 4.000 peserta dijadwalkan datang lebih awal untuk mengikuti delapan kategori lomba pertama, sementara sisanya akan mengikuti empat kategori berikutnya pada sesi kedua.

Menurut Jacob, tantangan geografis Papua Barat menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Gubernur Papua Barat telah menyurati sejumlah kementerian dan instansi terkait untuk meminta dukungan armada transportasi.

“Kami telah menyampaikan surat kepada Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertahanan, dan Panglima TNI dengan harapan mendapatkan dukungan, termasuk kemungkinan penggunaan pesawat Hercules untuk mengangkut peserta dari wilayah barat Indonesia,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan penambahan frekuensi penerbangan komersial serta penyediaan kapal khusus PT Pelni untuk memfasilitasi mobilisasi peserta dari wilayah Indonesia Tengah dan Timur menuju Manokwari.

Untuk mendukung mobilisasi di dalam kota, panitia telah menginventarisasi kendaraan rental lokal guna memastikan kelancaran antar-jemput peserta.

Sebanyak 114 relawan pemuda juga direkrut untuk membantu layanan informasi terkait lokasi lomba dan akomodasi.

Terkait venue, sejumlah lokasi telah disiapkan sebagai tempat perlombaan, antara lain Convention Hall Polda Papua Barat, Gedung Dharma Wanita Persatuan Provinsi Papua Barat, serta Aula Utama dan Auditorium Kampus Universitas Papua (Unipa).

Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung pada 18–28 Juni 2026. Panitia berharap ajang tersebut dapat menjadi momentum positif bagi Papua Barat, baik dari sisi pembinaan keagamaan maupun dampak sosial ekonomi daerah.

Jacob menambahkan, pemerintah daerah telah mengusulkan agar pembukaan Pesparawi dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia.

Surat permohonan telah disampaikan melalui Menteri Agama dan diteruskan ke Sekretariat Negara untuk dipertimbangkan. (mel)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses