MANOKWARI,KLIKPAPUA.com— Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Provinsi Papua Barat untuk mengiring Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Pulau Mansinam bagi yang belum mengingat jati diri mereka. Hal ini disampaikan Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw saat memimpin apel perdana di lapangan upacara kantor Gubernur, Senin ( 23/5/2022).
Kata Pj Gubernur, Pulau Mansinam menjadi titik mula-mula membuka tabir kehidupan kita yang dulu dan sekarang ini, tempat yang sakral. Pada 5 Feb 1885 dua misioner dari Belanda dan Jerman tiga tahun perjalanan dalam berbagai cara mereka tiba di Manokwari.
“Maka saya mengajak seluruh ASN harus bisa memaknai momentum itu dengan baik dalam tugas dan tanggungjawabnya sebagai seorang ASN yang menjalankan amanah Negara. Jika ada ASN yang belum tahu jati dirinya sebagai ASN, maka tugas dari kepegawaian untuk mengirimnya ke Pulau Mansinam, agar dia tahu dan sadar jati dirinya sebagai seorang ASN,” ungkapnya.
Di Pulau Mansinam ada rumah-rumah singgah dekat gereja, ASN yang belum sadar jati dirinya tinggal di rumah singgah tersebut untuk tiap malam merenung diri di situ. “Siapa saya ini? Hanya untuk kerja setengah mati, sementara dua hamba Tuhan itu selama tiga tahun entah pakai apa mereka tiba di sini. Selain itu juga ada konsep pembinaan bagi generasi muda, anak-anak Papua Barat, generasi penerus Papua Barat perlu membina mental dan spritual mereka,” tandasnya.
Waterpauw ingin Pulau Mansinam dijadikan sebagai tempat pembinaan mental dan spirtual orang Papua, menjadikan Mansinam sebagai tempat perenungan bersama bagi anak-anak aibon, anak-anak pergaulan bebas, anak-anak narkoba.
“Bawah mereka ke Pulau Mansinam, bimbing, bina mereka di situ. Ini merupakan salah satu keinginan saya untuk mencari solusi bagi anak-anak kita yang ada di Manokwari dan sekitarnya. Semua itu perlu ada kerjasama, dan soal anggaran kita serahkan kepada Sekda dan pimpinan OPD, tugas kita untuk mencari solusi,” pungkasnya. (aa)
|
|||||