MANSEL,KLIKPAPUA.com – Setelah sekitar lima bulan hidup tanpa penerangan listrik, masyarakat Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, akhirnya kembali menikmati cahaya.
Mesin pembangkit listrik tenaga air yang selama ini tidak beroperasi berhasil dihidupkan kembali dengan bantuan personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Mansel, Minggu (1/11/2026).
Selama berbulan-bulan, warga harus menjalani aktivitas malam hari dengan keterbatasan penerangan. Kondisi tersebut turut memengaruhi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas rumah tangga dan kegiatan belajar anak-anak.
Melihat kondisi itu, Satgas TMMD ke-130 tidak hanya berfokus pada sasaran pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap persoalan kelistrikan yang telah lama dirasakan masyarakat Kampung Yamboi.
Sebelumnya, Dansatgas Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono bersama Wadansatgas Kapten Inf. TMMD ke-130 turun langsung memeriksa kondisi mesin pembangkit listrik tenaga air yang menjadi sumber penerangan warga. Pengecekan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi fasilitas sekaligus mengidentifikasi kendala yang menyebabkan pembangkit tidak beroperasi.
Upaya personel Satgas kemudian membuahkan hasil. Dengan bantuan Satgas TMMD, mesin pembangkit yang sebelumnya tidak berfungsi berhasil dihidupkan kembali sehingga pasokan listrik bagi masyarakat dapat kembali tersedia.
Kembalinya aliran listrik menjadi kabar menggembirakan bagi warga Kampung Yamboi. Setelah sekitar lima bulan mengalami keterbatasan penerangan, masyarakat kini kembali memiliki sumber cahaya untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Bagi warga, listrik bukan sekadar penerangan pada malam hari. Ketersediaannya juga membantu anak-anak belajar, mendukung pekerjaan rumah tangga, serta memberikan kenyamanan dalam menjalankan berbagai aktivitas.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa perhatian Satgas TMMD tidak hanya tertuju pada pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga pada kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan penanganan.
Di tengah pengerjaan berbagai sasaran fisik, seperti pembangunan jalan, jembatan, fasilitas MCK, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), personel Satgas tetap berupaya membantu mengatasi persoalan yang secara langsung memengaruhi kehidupan warga.
Bagi Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, membantu menghidupkan kembali mesin pembangkit listrik merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran TNI diharapkan tidak hanya terlihat melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi warga.
Meski pembangkit telah kembali beroperasi, pemeliharaan dan perawatan secara berkelanjutan tetap diperlukan agar fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan masyarakat.
Setelah sekitar lima bulan berada dalam keterbatasan penerangan, Kampung Yamboi kini kembali memiliki cahaya. Mesin yang sempat berhenti beroperasi kembali berputar, membawa harapan baru bagi warga.
Bagi masyarakat, cahaya yang kembali menyala bukan sekadar penerangan, melainkan bukti bahwa kepedulian dan kerja bersama dapat menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.(rls)


















