Yosias Saroy Gandeng Inspektorat, Pastikan Penyusunan Anggaran KONI Papua Barat Tahun 2027 Sesuai Ketentuan

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat, Yosias Saroy, menerima kunjungan pihak Inspektorat Provinsi Papua Barat guna membahas penyusunan anggaran Tahun 2027 bagi cabang olahraga dalam rangka persiapan Pra‑PON dan PON.

Yosias Saroy menyatakan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kepengurusan KONI Papua Barat periode 2026‑2030 untuk mendapatkan arahan, masukan, serta pencerahan terkait mekanisme penyusunan anggaran agar tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

“Kami membutuhkan pencerahan, saran, usulan, dan arahan agar penyusunan anggaran ke depan tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku,” ujar Yosias.

Ia menjelaskan bahwa KONI dan seluruh cabang olahraga berada dalam pembinaan Pemerintah Daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah terkait. Oleh karena itu, penyusunan program dan anggaran harus mengacu pada Permendagri Nomor 17 Tahun 2026 serta Peraturan Gubernur yang berlaku.

Kepengurusan baru ini berkomitmen membangun komunikasi yang kuat dengan seluruh pihak terkait agar persoalan yang terjadi pada kepengurusan sebelumnya tidak terulang. Pengalaman masa lalu dijadikan pelajaran berharga untuk mengelola organisasi secara transparan, tertib administrasi, dan taat aturan.

Selain urusan anggaran, Yosias juga memohon perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui OPD terkait terhadap pembangunan sarana dan prasarana olahraga. Ia berharap lahan milik Pemerintah Daerah dapat dimanfaatkan untuk fasilitas latihan, sehingga atlet tidak perlu lagi menanggung biaya tambahan berlatih ke luar Papua Barat.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat mendukung pembangunan sarana dan prasarana olahraga, termasuk melanjutkan rencana pemanfaatan lahan milik pemerintah daerah untuk pembangunan fasilitas olahraga. Dengan begitu, atlet‑atlet kita memiliki tempat latihan yang memadai,” ungkapnya.

Dukungan anggaran dan fasilitas yang memadai dinilai menjadi modal penting bagi atlet Papua Barat untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan, baik tingkat daerah maupun nasional, termasuk Pra‑PON dan PON mendatang.

Terkait pelantikan kepengurusan baru periode 2026‑2030, Yosias berharap Ketua Umum KONI Pusat dapat hadir langsung pada November 2026 untuk melantik pengurus. Dengan pelantikan tersebut, seluruh pengurus diharapkan dapat bekerja secara lebih maksimal dengan dukungan legalitas yang jelas serta berpedoman pada ketentuan organisasi.

“Kami berharap Ketua Umum KONI Pusat dapat hadir pada November untuk melantik pengurus yang baru, sehingga kami bisa bekerja lebih maksimal dalam menjalankan program organisasi dan mempersiapkan prestasi olahraga Papua Barat ke depan,” tutupnya.(rls/red)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses