MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Generasi Muda Papua dalam Bingkai NKRI, dari Kampus untuk Indonesia”, yang dirangkaikan dengan aksi pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Kampus UNCRI, Manokwari, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIT itu menjadi wadah dialog dan silaturahmi untuk memperkuat wawasan kebangsaan, persatuan, serta peran generasi muda Papua dalam memberi kontribusi positif bagi pembangunan bangsa.
Acara tersebut dihadiri Rektor UNCRI Prof. Roberth K.R. Hammar, Asisten Intelijen Kasdam XVIII/Kasuari Kolonel Inf. Yusuf Saud Tanjung mewakili Pangdam XVIII/Kasuari, serta Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Papua Barat Kombes Pol.
Trihadi Kuncahyo mewakili Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare. Diskusi panel dipandu dosen UNCRI Roduf Abraham Omrowen dan diikuti ratusan mahasiswa serta peserta undangan.
Kabid Humas Polda Papua Barat Trihadi Kuncahyo menegaskan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Papua dan Indonesia.
“Mahasiswa merupakan bagian penting dari generasi penerus bangsa. Karena itu, kami mendorong generasi muda Papua untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menyampaikan aspirasi secara konstruktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, kampus tidak hanya menjadi tempat memperoleh pendidikan akademik, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, memperkuat toleransi, dan menumbuhkan semangat kebangsaan.
“Melalui kegiatan seperti FGD ini, kita berharap tercipta ruang dialog yang sehat antara mahasiswa, akademisi, TNI, Polri, dan masyarakat. Perbedaan pandangan merupakan hal wajar dalam demokrasi, namun persatuan dan keutuhan NKRI harus tetap menjadi landasan bersama,” tambahnya.
Selain diskusi, kegiatan juga diwarnai aksi sosial berupa pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum serta sivitas akademika UNCRI.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mencetak generasi muda Papua yang berpendidikan, sehat, berkarakter, serta berdaya saing bagi pembangunan Indonesia. (mel)





















