MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Panitia Seleksi Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat akan menggelar job fit atau uji kompetensi untuk mengisi empat jabatan pimpinan tinggi pratama.
Tahapan uji kompetensi dimulai pada 14 Oktober 2026 dan berpuncak pada presentasi serta wawancara pada 20 Oktober 2026.
Informasi itu tercantum dalam Pengumuman Nomor 01/PANSEL-UKOM/JPTP/X/2026 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi Eduard Nunaki di Manokwari, 14 Oktober 2026.
Menurut pengumuman tersebut, uji kompetensi dilakukan untuk mutasi atau rotasi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Papua Barat.
Kegiatan ini bagian dari pembinaan dan pengembangan karier pegawai negeri sipil (PNS) agar profesional dan mampu melaksanakan visi dan misi gubernur serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Empat jabatan setingkat eselon II.a yang diujikan ialah:
- Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat;
- Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Papua Barat;
- Kepala Badan Pendapatan Daerah Papua Barat; dan
- Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Papua Barat.
Persyaratan dan tahapan
Peserta adalah pejabat pimpinan tinggi pratama yang masih atau telah menduduki jabatan tersebut paling singkat dua tahun dan paling lama lima tahun.
Mereka wajib menyerahkan formulir daftar riwayat hidup (DRH), fotokopi ijazah pendidikan terakhir (S-1, S-2, atau S-3), fotokopi surat keputusan (SK) jabatan struktural dan SK pelantikan, fotokopi sertifikat diklat kepemimpinan (PIM) terakhir, serta fotokopi sertifikat diklat teknis.
Uji kompetensi terdiri atas empat tahap, yakni seleksi administrasi, penilaian rekam jejak, penyusunan makalah, serta presentasi dan wawancara berdasarkan makalah.
Makalah bertema “Penyelenggaraan Pembangunan di Provinsi Papua Barat Sesuai dengan Visi Misi Kepala Daerah dalam Bingkai Otonomi Khusus, dengan Berfokus pada Tugas Pokok dan Fungsi Perangkat Daerah”. Peserta membuat judul sendiri berdasarkan tema itu dengan berfokus pada jabatan yang kini diduduki.
Makalah diketik dengan Microsoft Word pada kertas A4, huruf Arial 12, spasi 1,5, dengan tebal 15–20 halaman. Makalah dibuat rangkap enam dan diserahkan kepada panitia pada 20 Oktober 2026.
Jadwal
Panitia menetapkan jadwal sebagai berikut:
– 14–16 Oktober 2026: pengumuman dan penyerahan dokumen administrasi;
– 19 Oktober 2026: penilaian rekam jejak, penyusunan makalah, dan arahan umum Gubernur Papua Barat;
– 20 Oktober 2026: presentasi dan wawancara, dimulai pukul 09.00 WIT hingga selesai.
Seluruh dokumen dimasukkan ke dalam amplop tertutup dan dapat diantar langsung atau dikirim. Dokumen harus diterima paling lambat Senin, 19 Oktober 2026, pukul 16.00 WIT, dengan alamat Panitia Seleksi up.
Tim Sekretariat Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Barat. Dokumen dan formulir dapat diunduh di bit.ly/ujikompapuabarat2026.
Ketentuan lain
Panitia menyatakan seluruh rangkaian uji kompetensi tidak dipungut biaya. Namun, biaya akomodasi, transportasi, kelengkapan administrasi, dan biaya pribadi selama proses ditanggung peserta.
Peserta wajib menyerahkan dokumen dan mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal. Jika peserta tidak menyerahkan dokumen atau dokumennya tidak lengkap, penilaian dan rekomendasi dilakukan berdasarkan data yang tersedia.
Hasil uji kompetensi dilaporkan panitia kepada Gubernur Papua Barat untuk ditindaklanjuti dengan keputusan. Panitia menyatakan keputusannya bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Pelaksanaan uji kompetensi mengacu pada sejumlah peraturan, antara lain Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2019. Rencana pelaksanaannya telah disetujui Badan Kepegawaian Negara melalui surat tertanggal 17 Juli 2026. (red)





















