Papua Barat Berani Tawarkan Honor Rp 75-80 Juta Bagi Dokter Spesialis, Diapresiasi Menkes

0
200
Menteri Kesehatan RI, dr. Terawan Agus Putranto. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM–Menteri Kesehatan RI, dr. Terawan  Agus Putranto menyampaikan sesuai arahan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, ada beberapa laboratorium yang belum dioperasikan, para petugas dan dokter sedang dilatih di Makassar.
“Saya harap semoga bisa cepat selesai, dengan pelatihan ini akan mencegah sumber-sumber epicentrum baru, terutama juga di laboratorium sendiri, kalau tidak dilaksanakan pelatihan dengan baik hampir di semua RSUD yang ada di sini, termasuk Rumah Sakit Pertamina sudah ada peralatannya untuk memeriksa TCM maupun Rt-PCR, namun belum dioperasikan,” kata Menkes saat memberikan arahan melalui video conference bersama Bupati/Walikota se Papua Barat, Selasa (7/7/2020) dari Aston Niu Hotel Manokwari.
Menkes juga memberikan memberikan apresiasi yang besar terhadap Pemerintah Provinsi Papua Barat  yang sangat berani melakukan penawaran besar untuk dokter spesialis yang bekerja, dimana akan diberi honor Rp 75-80 juta perbulan. “Akan kami sondingkan ke temen-temen spesialis, mohon nanti yang dibutuhkan dokter spesialis yang mana saja, selain anastesi, kemudian paru dan sebagainya, mohon nanti kami diinfokan,” ujar Menkes.
Menkes meminta Dinas Kesehatan juga memberikan informasi yang detail mengenai kebutuhannya. “Karena informasi yang detail akan disiasati supaya hambatan-hambatan dari peraturan yang terbatalkan ini bisa dipenuhi di daerah, “ ungkapnya.
Lebih lanjut Menkes mengingatkan kembali kepada Gubernur agar RSU Provinsi sudah harus diresmikan tahun 2021 sesuai target, meskipun belum selesai, karena saat ini sudah bisa digunakan beberapa ruangan. “Sehingga saya sangat menghargai etos kerja dan semangat dari Pemerintah Provinsi Papua Barat,” tandasnya.
Dengan melihat angka terkonfirmasi positif, menurutnya, Papua Barar termasuk rendah, dan berharap daerah ini tidak ada lagi penambahn yang sangat signifikan. “Dengan dilihat dari  trasing  yang terus meningkat  sampai 4988  mudah-mudahan tresing bisa terus ditingkatkan  oleh laboratorium-laboratorium yang nantinya dioperasikan. Yang saya harapkan terus perhatikan protokol kesehatan dalam lingkungan pribadi di dalam rumah di lingkungan kerja, di pasar di manapun berada, termasuk di rumah sakit juga memang harus diterapkan suatu pernyataan secara ketat, sehingga protokol kesehatan bisa betul-betul menjadi kearifan lokal budaya yang harus tetanam disanubari semua warga di Indonesia,” harapnya.(aa/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.