Bupati Hermus Ingatkan OPD Patuhi Aturan dan Hindari Kegiatan Fiktif dalam Pelaksanaan APBD 2026

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Bupati Manokwari Hermus Indou menegaskan pentingnya disiplin administrasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengadaan barang dan jasa yang bersih dari praktik fiktif guna menjamin kualitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Hal itu disampaikan Hermus saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Manokwari, Senin (2/11/2026).

Hermus mengingatkan seluruh aparatur pemerintah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari agar pengelolaan kegiatan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) tidak menyimpang dari ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Jadi, kita boleh melaksanakan kegiatan, tapi kita sesuaikan apa kemauan aturan terhadap pelaksanaan kegiatan-kegiatan supaya jangan bertentangan dengan aturan. Ayo, semua kegiatan dilaksanakan sesuai aturan,” ujarnya.

Ia juga meminta setiap aparatur mengutamakan prosedur dan mekanisme yang benar dalam bekerja. Menurut Hermus, hasil akhir yang baik tidak akan tercapai tanpa melalui tahapan prosedur yang semestinya.

Terkait pengadaan barang dan jasa, Hermus menyoroti masih adanya OPD yang menggunakan cara manual. Ia meminta seluruh jajaran segera beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan aturan yang berlaku.

“Mekanisme pengadaan barang dan jasa aturannya sudah ada, jadi sesuaikan diri, supaya jangan kita melakukan kesalahan,” tambahnya.

Hermus juga menekankan pentingnya ketepatan administrasi dalam setiap pekerjaan karena hal itu menjadi fokus utama pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Jangan kita terburu-buru melaksanakan suatu pekerjaan, tapi isi administrasinya tidak benar. Jadi, saya minta, untuk menjamin APBD yang berkualitas, perhatikan administrasi,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, ia mewanti-wanti agar tidak ada praktik kegiatan fiktif. Setiap pelaksanaan program wajib disertai bukti penyelenggaraan yang valid, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di akhir arahannya, Hermus secara khusus menyoroti penyaluran bantuan bagi masyarakat agar tepat sasaran dan bersih dari segala bentuk penyelewengan.

“Kalau ada bantuan-bantuan yang diserahkan kepada masyarakat, saya minta, jangan dibuat fiktif juga. Jangan kita menipu masyarakat, sama itu dengan menipu pemerintah, dan juga menipu Tuhan,” pungkasnya.

Ia pun mengajak seluruh jajaran Pemkab Manokwari bersama-sama mengawal dan melaksanakan APBD 2026 secara tepat, benar, berkualitas, serta penuh tanggung jawab. (mel)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses