KAIMANA,KLIKPAPUA.com- Pendiri Politeknik Lengguru Kaimana (Polenka), Matias Mairuma, menegaskan pendidikan vokasi menjadi kunci untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu mengambil peran dalam pembangunan dan investasi yang terus berkembang di Papua.
Hal itu disampaikan Matias saat memberikan sambutan pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Polenka Kaimana di Gedung Pertemuan Krooy, Rabu (2/9/2026).
Menurut Matias, Polenka tidak boleh hanya mencetak lulusan yang berorientasi menjadi pencari kerja. Sebaliknya, lulusan harus memiliki kompetensi untuk menjadi tenaga profesional, penasihat (advisor), konsultan, hingga wirausahawan (entrepreneur).
“Politeknik Lengguru Kaimana siap untuk mandiri, tidak hanya menjadi pencari kerja,” tegasnya.
Matias mengatakan, kebutuhan terhadap SDM terampil akan semakin besar seiring masuknya investasi berskala besar karena potensi sumber daya alam yang dimiliki Papua.
Karena itu, menurutnya, kesiapan tersebut harus diikuti oleh masyarakat lokal agar tidak hanya menjadi penonton di negerinya sendiri.
Ia menyebut sejumlah potensi investasi di Papua akan membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan industri.
“Jika SDM lokal tidak siap, maka pihak luar yang akan mengisi posisi-posisi penting, seperti chief manager, manajer produksi, manajer pemasaran, dan operasional,” kata mantan Bupati Kaimana dua periode (2010-2021) itu.
Matias menerangkan, penguatan pendidikan vokasi juga sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Kaimana dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas sumber daya manusia, sebagaimana arah pembangunan daerah 2025-2029.
“Peningkatan kualitas dan produktivitas hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi. Politeknik Lengguru hadir untuk menjawab RPJMD Kabupaten Kaimana,” tegasnya.
Ia berharap kehadiran Polenka dapat membantu mendorong dan mempersiapkan generasi muda Kaimana agar mampu bersaing dan mengambil posisi strategis di daerahnya sendiri. (lau)





















