FAKFAK,KLIKPAPUA.com — Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Padjadjaran (Unpad) Kelompok 2 menyerahkan sarana irigasi mikro serta bibit tanaman pakan ternak di lokasi Yon TP 808 Fakfak, kawasan Transmigrasi Bomberay-Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin (26/10/2026).
Penyerahan ini menandai langkah awal penyipaan lahan percontohan pengembangan pakan ternak bagi masyarakat di kawasan tersebut. Kegiatan ini juga dihadiri Komandan Batalyon Yon TP 808, Letkol Ahmad.
Lahan percontohan dirancang agar penyediaan pakan ternak tidak lagi bergantung sepenuhnya pada curah hujan. Sistem irigasi mikro ini disiapkan untuk menjaga ketersediaan air bagi tanaman pakan, terutama saat memasuki musim kemarau. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan sistem penyaluran air yang telah terpasang di areal tanaman.
Melalui kerja sama dengan Yon TP 808, tim merencanakan pengembangan praktik pengelolaan pertanian dan peternakan terpadu yang dapat dipelajari langsung oleh masyarakat sekitar kawasan transmigrasi. Lahan percontohan ini diharapkan memperlihatkan cara memanfaatkan pakan ternak secara lebih efisien, termasuk pengelolaan air dan pemilihan jenis tanaman yang tepat.
Beberapa jenis tanaman yang dikembangkan di antaranya rumput odot super, indigofera, kaliandra, dan Brachiaria humidicola. Jika budidaya berjalan baik, kawasan ini berpotensi menjadi salah satu sumber bibit tanaman pakan ternak bagi warga sekitar, meskipun peningkatan kapasitas produksi dan mekanisme penyalurannya masih terus disempurnakan.
Selain pakan ternak, tim juga menjadikan pepaya sebagai komoditas yang dikaji pemanfaatannya. Pepaya tidak hanya untuk konsumsi langsung, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk olahan bernilai ekonomi tinggi. Gagasan ini sejalan dengan inisiatif pengembangan usaha berbasis potensi lokal yang sedang didorong di kawasan Bomberay-Tomage.
Keberhasilan program ini ke depan sangat bergantung pada pemeliharaan sarana irigasi, ketersediaan air, serta pengelolaan lahan yang berkelanjutan bersama masyarakat setempat. Dengan adanya lahan percontohan ini, diharapkan muncul praktik pertanian dan peternakan yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan warga kawasan Bomberay-Tomage. (*)





















