Arif Husain Rumagesan Dilantik Jadi Sekda Fakfak, Bupati Titip Lima Arahan Strategis

0
Bupati Fakfak Samaun Dahlan melantik Arif Husain Rumagesan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Fakfak. (foto: Wawan/klikpapua)

FAKFAK,KLIKPAPUA.com– Bupati Fakfak Samaun Dahlan melantik Arif Husain Rumagesan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Fakfak. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan itu berlangsung di Gedung Winder Tuare, Fakfak, Senin (19/10/2026).

Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Fakfak, jajaran Forkopimda, anggota DPR Papua Barat dan DPRK Fakfak, para asisten Setda, staf ahli dan staf khusus bupati, serta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Hadir juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA), Ketua Dewan Adat Mbaham Matta, para raja dari tujuh petuanan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan partai politik, serta pimpinan BUMN, BUMD, dan instansi vertikal.

Dalam sambutannya, Bupati Samaun menegaskan  pelantikan Sekda bukan sekadar seremoni, melainkan titik krusial untuk memperkuat mesin birokrasi Pemerintah Kabupaten Fakfak.

Menurut dia, Sekda adalah jantung pemerintahan yang membantu bupati merumuskan kebijakan, mengoordinasikan kerja seluruh OPD, dan memastikan program pembangunan berjalan terarah, efektif, dan akuntabel.

Bupati kemudian menyampaikan lima arahan strategis yang harus dijalankan Sekda baru.

Pertama, memperkuat koordinasi dan sinergi antarperangkat daerah. Sekda diminta membangun komunikasi yang baik, menciptakan kerja sama yang solid, dan memastikan seluruh OPD memahami serta melaksanakan arah kebijakan pembangunan daerah secara konsisten.

Kedua, meningkatkan disiplin, kinerja, dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN). Sekda harus menjadi penggerak budaya kerja yang berorientasi pada hasil, menjunjung integritas, dan mengedepankan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.

Ketiga, memastikan program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Untuk itu, Sekda diminta mengendalikan, mengevaluasi, dan mengawasi program prioritas daerah, termasuk pengelolaan anggaran agar dilaksanakan secara tertib, efisien, dan sesuai ketentuan.

Keempat, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Sekda diminta menghindari penyalahgunaan kewenangan, membangun sistem administrasi yang tertib, dan mendorong seluruh perangkat daerah bekerja profesional serta bertanggung jawab.

Kelima, mengutamakan kepentingan masyarakat Kabupaten Fakfak. Setiap kebijakan dan keputusan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mendukung pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga ke distrik dan kampung.

Bupati juga menekankan pentingnya membangun hubungan kerja yang harmonis dengan semua pihak.

“Jadilah pemimpin birokrasi yang terbuka terhadap masukan, tegas dalam mengambil keputusan, bijaksana menyelesaikan persoalan, dan konsisten menegakkan aturan,” kata Samaun.

Di akhir sambutan, Samaun mengajak seluruh ASN dan pimpinan OPD meninggalkan ego sektoral serta memberikan dukungan penuh kepada Sekda baru demi percepatan pembangunan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Fakfak. (wan)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses