Tak Sekadar Berbagi, Satgas TMMD ke-130 Tanamkan Budaya Antre kepada Anak-Anak Kampung Yamboi

0

MANSEL,KLIKPAPUA.com – Kepedulian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Mansel terhadap masyarakat Kampung Yamboi tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat pendidikan karakter bagi generasi muda.

Hal tersebut terlihat saat personel Satgas TMMD mengajak anak-anak Kampung Yamboi membiasakan budaya antre ketika menerima pembagian makanan ringan, Minggu (1/11/2026).

Suasana penuh keceriaan tampak ketika anak-anak berkumpul menyambut kehadiran personel Satgas. Dengan penuh antusias, mereka mengikuti arahan prajurit TNI untuk berbaris secara tertib sebelum menerima makanan ringan yang dibagikan.

Di balik kegiatan sederhana tersebut, terselip pesan pendidikan karakter. Anak-anak diajarkan pentingnya bersabar menunggu giliran, tidak saling mendahului, menghormati teman, serta memahami bahwa setiap orang memiliki hak yang sama.

Bagi personel Satgas TMMD, kegiatan berbagi bukan sekadar memberikan sesuatu kepada masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kesabaran, kebersamaan, dan sikap saling menghargai sejak usia dini.

Melalui pendekatan yang penuh keakraban dan kasih sayang, anak-anak diajak memahami bahwa kebiasaan sederhana seperti antre dapat membentuk karakter positif yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono menegaskan bahwa kehadiran Satgas di tengah masyarakat tidak semata-mata untuk menyelesaikan sasaran pembangunan fisik, tetapi juga memberikan kontribusi dalam membangun sumber daya manusia, khususnya generasi muda di wilayah pedalaman Papua Barat.

Keceriaan anak-anak saat menerima makanan ringan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi personel Satgas. Interaksi tersebut sekaligus mempererat kedekatan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat, terutama anak-anak Kampung Yamboi.

Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD berharap budaya antre, disiplin, dan saling menghormati dapat terus diterapkan anak-anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian TNI tidak selalu diwujudkan melalui pembangunan fisik berskala besar. Perhatian sederhana, kepedulian, dan pendidikan karakter yang diberikan dengan tulus juga menjadi bagian penting dalam membangun masa depan generasi penerus bangsa.

Sebab, pembangunan sejati bukan hanya tentang menghadirkan jalan, jembatan, dan fasilitas umum, tetapi juga membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.(rls)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses