Gubernur Dominggus Lantik Empat Kepala OPD, Ada Rotasi di BPKAD hingga Bapenda

0
Gubernur Dominggus Mandacan Melantik Empat Kepala OPD yakni BPKAD, DPMPTSP, BRIDA dan BAPENDA. (foto: Elyas/klikpapua)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melantik empat kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat. Pelantikan berlangsung di kantor gubernur, Manokwari, Jumat (30/10/2026).

Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua Barat Nomor 800.1.3.3-12 tanggal 29 Oktober 2026.

Empat pejabat yang dilantik adalah:

1. Otto Parorongan sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Barat. Ia sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat.

2. Agus Nurrodi sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Barat. Ia sebelumnya memimpin BPKAD.

3. M. Bachri Yasin sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). Ia sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

4. Godlief Apono sebagai Kepala Bapenda Provinsi Papua Barat. Ia sebelumnya menjabat Kepala DPMPTSP.

Dalam sambutannya, Dominggus Mandacan menyatakan perpindahan jabatan tidak dipandang sebagai kekurangan, melainkan sebagai kepercayaan dan kesempatan baru untuk mengabdi dengan lebih baik.

“Rotasi dan mutasi adalah hal yang wajar. Kita sebagai ASN siap mengabdi kapan saja dan di mana saja,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemprov Papua Barat berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada kinerja.

Untuk itu, menurut dia, dibutuhkan pimpinan yang tidak hanya mampu secara administratif, tetapi juga menjadi penggerak perubahan yang berpikir strategis, membangun kerja sama, dan menghadirkan inovasi.

Gubernur meminta para pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi internal, memahami kondisi organisasi, mengevaluasi program yang berjalan, serta menyusun langkah strategis untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah yang mereka pimpin.

“Kenali persoalan, tetapkan prioritas, bangun tim, dan hadirkan solusi menuju birokrasi yang adaptif, inovatif, responsif, serta melayani masyarakat dengan baik,” katanya.

Mandacan menambahkan, setiap kepala OPD harus mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah menjadi program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa visi Papua Barat yang aman, sejahtera, bermartabat, dan mandiri tidak boleh berhenti sebagai slogan.

Visi itu, kata dia, harus diwujudkan dalam kinerja nyata yang menghadirkan pelayanan berkualitas dan tepat sasaran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (dra)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses