KAIMANA,KLIKPAPUA.com – Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, secara resmi menghadiri malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Provinsi Papua Barat yang berlangsung khidmat di Kabupaten Kaimana pada Selasa malam (30/6/2026).
Kehadiran orang nomor dua di lingkungan Pemkab Teluk Bintuni ini menjadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah daerah terhadap perkembangan syiar Islam, sekaligus bentuk semangat dan dorongan moral bagi kafilah Teluk Bintuni yang siap mengikuti berbagai cabang lomba di ajang tingkat provinsi tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Joko Lingara menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang berlomba untuk memperebutkan piala, piagam, atau predikat juara semata.
Lebih dalam dari itu, kegiatan ini merupakan wadah strategis yang sangat berharga untuk menumbuhkan kecintaan mendalam umat Islam, terutama generasi muda se-Papua Barat, terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“MTQ bukan hanya tempat menguji kemampuan membaca dan memahami ayat suci, melainkan momentum emas untuk memperkuat dan menanamkan nilai-nilai keislaman yang luhur di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Menurut Wabup Joko, tujuan utama perhelatan ini adalah memastikan agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca dengan indah, fasih, dan benar sesuai kaidah tajwid serta makhraj yang sempurna, tetapi juga dipahami makna dan kandungannya, serta diamalkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, jujur, disiplin, serta memiliki karakter Qurani yang kuat. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian lomba dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, dan menampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar semangat dan nilai-nilai luhur yang dibangun selama pelaksanaan MTQ ini dapat terus terbawa pulang dan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat, sehingga ajaran dan kandungan Al-Qur’an benar-benar terwujud dalam tingkah laku dan kehidupan bermasyarakat sehari-hari.(red)





















