MANOKWARI,KLIKPAPUA.com – Suasana haru menyelimuti kontingen Paduan Suara Remaja-Pemuda Nusa Tenggara Timur usai mereka turun dari panggung Aula Utama Universitas Papua, Manokwari, Senin (22/6/2026).
Sebagai peserta ketiga yang tampil, air mata syukur dan lega tak terbendung setelah mereka membawakan tiga lagu dengan segenap kemampuan.
Momen ini menjadi puncak dari perjalanan panjang yang telah ditempuh selama hampir dua tahun penuh persiapan dan latihan intensif.
Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah NTT, Yorhans S. Lopis, menyatakan kepuasan mendalam melihat penampilan timnya. “Mereka tampil sangat memuaskan dan membuktikan hasil kerja keras selama ini. Kami berharap usaha ini membawa hasil terbaik, dan kami tetap optimis dengan apa yang sudah ditunjukkan,” ujarnya.
Bagi Johanes, salah satu anggota yang baru pertama kali mengikuti ajang nasional, pengalaman ini terasa sangat istimewa. “Ini pengalaman luar biasa. Kami sudah berikan yang terbaik untuk setiap nada yang kami nyanyikan,” katanya.
Ia menjelaskan, air mata yang mengalir bukan karena kesedihan, melainkan luapan rasa syukur. “Selama dua tahun kami lewati proses latihan, letih dan semangat berjalan beriringan. Hari ini semua terbayar sudah. Kami lega, bangga, dan sangat terharu bisa tampil maksimal di sini,” tambahnya.
Terlepas dari keputusan juri yang masih menanti, momen tampil di Pesparawi Nasional XIV di Manokwari sudah menjadi kenangan berharga, sekaligus pengalaman berharga yang akan selalu dibawa pulang oleh seluruh anggota kontingen NTT.(rls/red)





















