MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Sebanyak 11 warga binaan Muslim Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Manokwari mengikuti pengajian rutin yang dilaksanakan pada Rabu (25/2/2026) pukul 09.30 WIT di Mushola Al Hikmah Lapas Perempuan Kelas III Manokwari.
Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian dalam rangka meningkatkan pemahaman keagamaan warga binaan selama menjalankan ibadah puasa.
Pengajian disampaikan oleh Ustadzah Reni Suci Ati dengan pembahasan terkait fikih puasa yang merupakan ketentuan dasar puasa, meliputi syarat wajib, syarat sah, rukun puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, serta amalan sunnah yang dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah.
Dalam tausiyahnya disampaikan, “Memahami fikih puasa sangat penting agar ibadah yang dijalankan tidak hanya bernilai menahan lapar dan haus, tetapi juga sah secara syariat serta membawa keberkahan bagi diri kita.”
Kepala Lapas Perempuan Kelas III Manokwari, Lince Bela, mengapresiasi kesungguhan warga binaan dalam mengikuti pembinaan keagamaan. Ia menyampaikan, “Melalui pemahaman fikih puasa, warga binaan diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan benar, lebih percaya diri, serta menjadikan bulan suci sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.”
Salah satu warga binaan berinisial F turut menyampaikan kesannya setelah mengikuti pengajian. Ia mengungkapkan, “Dari pengajian ini saya menjadi lebih memahami apa saja yang membatalkan puasa dan amalan yang dianjurkan, sehingga saya dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan yakin.”
Kegiatan berjalan aman dan kondusif dalam pengawasan petugas serta diharapkan mampu meningkatkan kesiapan spiritual warga binaan dalam menyambut dan menjalankan ibadah puasa dengan baik selama masa pembinaan.(rls)





















