MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Sebanyak 12 warga binaan Muslim di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Manokwari mengikuti pengajian rutin yang dilaksanakan pada Kamis (19/2/2026) pukul 10.00 WIT di Mushola AL Hikmah Lapas Perempuan Kelas III Manokwari.
Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian guna memperkuat keimanan serta membentuk karakter positif warga binaan.
Pengajian disampaikan oleh Ustadzah Reni Suci Ati dengan materi mengenai makna puasa yang sesungguhnya tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai sarana melatih kesabaran, menjaga lisan, mengendalikan emosi, serta memperbaiki perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiyahnya, Ustadzah Reni Suci Ati menyampaikan, “Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi bagaimana kita mampu menjaga hati, lisan, dan perbuatan agar tetap dalam kebaikan serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.”
Kepala Lapas Perempuan Kelas III Manokwari, Lince Bela, mengapresiasi antusiasme warga binaan dalam mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan.
Ia menuturkan, pengajian rutin ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk memperkuat iman serta menjadikan ibadah puasa sebagai momentum memperbaiki diri dan menata kehidupan ke arah yang lebih baik.
Salah satu warga binaan berinisial J turut menyampaikan kesannya setelah mengikuti pengajian. Ia mengungkapkan, “Melalui pengajian ini saya memahami bahwa puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi belajar sabar, mengendalikan diri, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.
Kegiatan berjalan aman dan kondusif dalam pengawasan petugas serta diharapkan dapat terus memberikan penguatan spiritual bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.(rls/red)





















