Pemprov Papua Barat gandeng Telkomsel bangun empat BTS di Pegaf

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggandeng Telkomsel untuk membangun empat base transceiver station (BTS) di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) guna memperluas jangkauan layanan telekomunikasi bagi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Papua Barat Frans P. Istia di Manokwari, Senin, mengatakan bahwa pemerintah daerah bersama tim teknis Telkomsel telah melakukan survei lokasi pembangunan BTS.

“Kami sudah bekerja sama dengan Telkomsel. Pemerintah daerah menyiapkan tower dan listrik, nanti Telkomsel menyediakan perangkat teknologi jaringan internetnya,” kata Istia.

Ia menjelaskan bahwa BTS akan dibangun di Distrik Hingk, Distrik Minyambouw, Distrik Taige, dan Distrik Mimbey sehingga dapat menjangkau sejumlah kampung yang hingga kini masih berstatus blank spot.

Pemerintah daerah menilai skema kerja sama dengan operator seluler merupakan solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan akses internet di kawasan blank spot melalui percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

“Ada sejumlah daerah yang kondisi geografisnya sangat sulit sehingga tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Solusinya, kerja sama dengan operator seluler,” ujar Istia.

Menurut dia, rencana pembangunan BTS mendapat respons positif dari masyarakat di empat distrik tersebut, terutama para kepala suku yang menyediakan lahan serta mengerahkan warga untuk membersihkan lokasi pembangunan.

Keberadaan infrastruktur telekomunikasi itu akan memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan informasi berbasis digital, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan, serta mendukung pengembangan ekonomi.

“Kondisi medan sulit, jumlah penduduk sedikit, dan jarak antarkampung jauh sehingga Telkomsel tidak berani mengambil investasi 100 persen. Solusinya adalah kerja sama dengan pemerintah daerah,” katanya.

Sebelumnya, kata dia, pemerintah provinsi telah menggunakan perangkat Starlink untuk mengatasi masalah blank spot di Pegaf, tetapi jangkauannya terbatas sehingga pembangunan BTS menjadi opsi solusi yang lebih efektif.

Pemerintah daerah juga tengah memetakan kawasan blank spot di kabupaten lain untuk mendukung pengembangan potensi pariwisata, yakni Kampung Aisandami di Distrik Teluk Duari dan Kepulauan Auri di Distrik Roon, Kabupaten Teluk Wondama.

“Ada beberapa wilayah di Pegunungan Arfak yang memakai jaringan Bakti dan Starlink, tetapi jaringan internetnya sangat terbatas,” ucap Istia. (dra)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses