MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Manokwari mencatat peningkatan pengguna Identitas Kependudukan Digital (IKD) setelah pelayanan jemput bola digelar di distrik dan kampung.
Berdasarkan data Dukcapil, pengguna IKD naik dari 5.400 orang sebelum program jemput bola menjadi 5.628 orang setelahnya.
Plt. Kepala Dukcapil Manokwari Irma Mudmaina mengatakan, capaian itu masih perlu ditingkatkan. Sebab, warga yang telah merekam KTP elektronik (KTP-el) baru 135.416 orang dari 211.836 penduduk Manokwari.
“Kami berharap masyarakat mengaktifkan IKD di Android atau iOS masing-masing agar lebih mudah mengakses dan mengelola data kependudukan secara mandiri,” ujarnya, Jumat (2/10/2026).
Selain perekaman KTP-el dan aktivasi IKD, pendataan kartu keluarga (KK) juga masih jauh dari target. Dari 71.212 KK yang harus terdata, baru 5.430 KK yang terealisasi.
Irma menyebut partisipasi warga sangat dibutuhkan untuk menyukseskan pemutakhiran data kependudukan.
Menurut dia, aktivasi IKD juga memungkinkan warga menjadi agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang membantu warga lain terdaftar dalam program tersebut.
“Kami mengajak masyarakat mengaktifkan IKD, salah satunya agar bisa menjadi agen Perlinsos dan membantu warga lain terdaftar dalam program itu,” katanya. (mel)





















