Pemkab Manokwari dan DPN Tinjau Pabrik Semen Conch, Jajaki Kerja Sama Pengolahan Sampah

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari bersama Deputi Bidang Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) Republik Indonesia, Yayat Ruyat, mengunjungi pabrik semen PT Conch West Papua Cement di Manokwari, Papua Barat, Jumat (30/10/2026).

Kunjungan kerja itu bertujuan melihat langsung perkembangan operasional pabrik serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah hingga tingkat nasional.

Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan, manajemen perusahaan telah memaparkan kapasitas produksi, kepatuhan pajak, dan pola rekrutmen sumber daya manusia (SDM).

“Perbandingan antara tenaga kerja asing dan tenaga kerja Indonesia, termasuk keterlibatan Orang Asli Papua (OAP) dan non-OAP, dinilai sudah mencerminkan rasa keadilan. Anak-anak Papua diberikan ruang yang luas untuk mengabdikan diri bagi pembangunan Tanah Papua,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Manokwari menjajaki kerja sama pengelolaan lingkungan dengan memanfaatkan teknologi pabrik. Hermus mengaku telah menyampaikan peluang pembangunan fasilitas pembakaran sampah di Manokwari dengan memanfaatkan fasilitas refuse derived fuel (RDF) milik perusahaan.

Menurut Hermus, Deputi Bidang Geoekonomi DPN berharap PT Conch menjaga keberlangsungan usahanya dan terus berkontribusi nyata bagi percepatan pembangunan di Tanah Papua.

Pimpinan PT Conch West Papua Cement, Yang Jilong, menjelaskan bahwa perusahaan mengoperasikan lima pabrik di Indonesia, yakni di Kalimantan Selatan, Manokwari, Merak, dan Sulawesi Selatan. Kapasitas produksi pabrik di Manokwari mencapai 3.200 ton per hari.

Produk semen dari Manokwari dipasarkan ke seluruh wilayah Papua, Maluku, dan Sulawesi Selatan, serta diekspor ke Papua Nugini dan Australia. Di Papua dan Maluku, jaringan distribusinya mencakup 850 titik pemasaran dan 930 distributor.

Soal ketenagakerjaan, Yang Jilong menyatakan perusahaan memberi perhatian khusus pada pengembangan tenaga kerja lokal, terutama OAP.

“Tenaga kerja OAP memiliki kesempatan terbuka untuk menduduki posisi manajerial. Sesuai rencana kerja, setiap tahun ada tiga tenaga kerja OAP yang diproyeksikan naik ke posisi manajer,” katanya.

Perusahaan juga menyediakan pelatihan internasional bagi karyawan berprestasi. Tahun ini, lima karyawan telah menyelesaikan pelatihan di Tiongkok.

Dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT Conch merenovasi gedung sekolah dasar (SD) di kampung sekitar pabrik, menyalurkan bantuan ke rumah ibadah menjelang hari raya keagamaan, dan membeli hasil bumi warga dua kali seminggu.

Manajemen juga menegaskan komitmen memenuhi kewajiban pajak daerah, antara lain pajak pemanfaatan air, pajak kendaraan dan alat berat, serta pajak pengambilan batu kapur. (mel)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses