Dinkes Kaimana Latih 25 Dokter dan Bidan Pelayanan Kontrasepsi

0

KAIMANA,KLIKPAPUA.com– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaimana menggelar pelatihan pelayanan kontrasepsi bagi dokter dan bidan, Senin (28/9/2026).

Pelatihan ini bertujuan memperluas akses serta meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan keluarga berencana (KB).

Panitia pelaksana, Siti Juleha Furuada, mengatakan, pada 2025 cakupan pelayanan kontrasepsi di Kabupaten Kaimana baru mencapai 25,37 persen dari sasaran pasangan usia subur (PUS).

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dokter dan bidan dalam memberikan pelayanan kontrasepsi sesuai standar, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan KB, serta meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya kontrasepsi jangka panjang, di fasilitas kesehatan Kabupaten Kaimana,” ujar Siti.

Ia menjelaskan, pelatihan berlangsung pada 24 September hingga 9 Oktober 2026 melalui pembelajaran daring, tatap muka, dan praktik lapangan.

Sebanyak 25 tenaga kesehatan yang menjadi peserta merupakan perwakilan puskesmas dan RSUD di Kaimana. Materi pelatihan meliputi konseling, metode kontrasepsi, penanganan efek samping dan komplikasi, pencegahan infeksi, sistem rujukan, serta pencatatan hingga pelaporan.

Pelatihan itu juga mencakup pelayanan kontrasepsi jangka panjang, seperti pemasangan implan dan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Praktik lapangan dijadwalkan berlangsung di puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu) Trikora, dan RSUD Kaimana.

“Semoga melalui kegiatan ini, tenaga kesehatan di Kaimana memiliki kemampuan dan pengetahuan terkait pelayanan KB serta kompetensi untuk memberikan pelayanan kesehatan reproduksi di masing-masing fasilitas kesehatan,” kata Siti.

Ia berharap, penguatan kompetensi tenaga kesehatan dapat memperluas jangkauan pelayanan KB sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kontrasepsi bagi masyarakat.

“Ini untuk mendukung kesehatan reproduksi ibu dan anak, serta pembangunan keluarga di Kabupaten Kaimana,” tutupnya. (lau)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses