Pemprov Papua Barat Lepas Peserta Temunas GPKAI se-Indonesia

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Pemerintah Provinsi Papua Barat melepas keberangkatan peserta Pertemuan Nasional (Temunas) empat unsur kategorial Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) se-Indonesia di Manokwari, Kamis (24/9/2026).

Empat unsur yang dilepas meliputi Persekutuan Kaum Bapa (PKB), Persekutuan Wanita (PW), Persekutuan Anak Muda dan Pemuda (PAMKA), serta Persekutuan Anak dan Remaja (PAR).

Rombongan tersebut menuju lokasi pelaksanaan Temunas GPKAI di Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, yang berlangsung pada 24–28 September 2026.

Gubernur Papua Barat, dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Barat Lazarus Indou, menyebut Temunas GPKAI sebagai ruang persekutuan untuk saling belajar dan menguatkan antarunsur kategorial, bukan sekadar agenda tahunan.

“Gereja adalah mitra strategis pemerintah dalam membentuk umat yang beriman dan berkarakter. Jika empat unsur kategorial ini mendapat pembinaan yang baik, Tanah Papua akan semakin damai,” kata Lazarus membacakan sambutan Gubernur.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua Barat berkomitmen terus bergandengan tangan dengan gereja untuk mewujudkan Papua Barat yang damai dan sejahtera, serta meminta peserta menjaga kekompakan dan kedisiplinan selama Temunas berlangsung.

Sementara itu, Bupati Manokwari melalui Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Manokwari, Jefry Sahuburua, menekankan bahwa keberadaan gereja sebagai mitra strategis pembangunan tidak hanya menyentuh sisi infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembentukan karakter dan moral masyarakat.

Ketua Majelis Umum GPKAI se-Indonesia, Pendeta Pilipus Manggaprow, mengatakan mendatangkan ribuan peserta kategorial dari seluruh Indonesia ke Ransiki bukan perkara mudah sehingga ia mengajak peserta mengikuti seluruh rangkaian Temunas dengan tertib.

“Kita bersyukur bisa berkumpul untuk didoakan sebelum berangkat. Mari kita bawa pesan kasih dan persaudaraan agar kehadiran GPKAI semakin terasa sebagai berkat di tengah masyarakat,” ujarnya. (mel)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses