H-1 Temunas GPKAI, Polres Mansel Gelar Operasi Gabungan, Sajam dan Miras Jadi Sasaran

0
RANSIKI,KLIKPAPUA.com — Menjelang pelaksanaan Temu Nasional (Temunas) GPKAI Se-Indonesia, Polres Manokwari Selatan menggelar operasi gabungan yang melibatkan Satreskrim, Satnarkoba, dan Satuan Lalu Lintas, Rabu (23/9/2026). Operasi ini dipusatkan di Tugu Selamat Datang, jalan masuk Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan.
Kegiatan ini dilaksanakan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menindaklanjuti imbauan Bupati Mansel terkait pelarangan peredaran minuman keras yang melintas dari arah Manokwari, Bintuni, dan Pegaf maupun sebaliknya.
Kasatnarkoba Polres Mansel, Iptu Bruts Norman Paliaky, S.H., M.H., menyampaikan operasi ini menargetkan peredaran senjata tajam dan minuman keras yang melintas di wilayah Kabupaten Manokwari Selatan.
Ditemukan Miras di Dalam Kendaraan

Saat pengawasan, petugas menemukan salah satu penumpang sedang mengonsumsi minuman keras berupa Whisky Doom dan Ampao di dalam galon. Barang bukti langsung disita dan dimusnahkan di tempat.
Pengemudi di Bawah Umur Melarikan Diri, Berhasil Diamankan di Oransbari
Insiden menarik terjadi ketika sebuah kendaraan jenis Ayla warna hitam dengan nomor polisi DD 1174 XBO dari arah Ransiki menuju Oransbari diminta menepi, namun pengemudi justru mempercepat laju kendaraan dan hampir menabrak petugas.
KBO Reskrim Polres Mansel, Iptu Victor Obinaru, S.H., segera menghubungi Kapolsek Oransbari untuk melakukan pencegatan. Kendaraan tersebut berhasil dihentikan di wilayah Oransbari. Dari pemeriksaan ditemukan 1 botol minuman keras jenis Bir dan 1 kaleng minuman beralkohol Atlas.
Terungkap pengemudi berinisial M.A.P (16), masih di bawah umur, didampingi seorang perempuan berinisial M.P (17). Keduanya diamankan di Polsek Oransbari untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Keluarga Sudah Mencari Sejak Seminggu Lalu
Iptu Bruts Norman menjelaskan bahwa pengemudi di bawah umur tersebut ternyata sudah dicari keluarganya selama seminggu. “Keluarga sudah menghubungi kami, anaknya sudah tidak pulang sejak beberapa hari lalu,” ujarnya. Penggunaan kendaraan oleh anak di bawah umur disertai konsumsi minuman keras dinilai sangat melanggar aturan dan membahayakan keselamatan bersama.
“Pada intinya, kegiatan ini untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Manokwari Selatan, sehingga pelaksanaan Temunas GPKAI berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegas Kasatnarkoba.
Seluruh minuman keras yang disita langsung dimusnahkan di tempat. Petugas juga mengimbau seluruh pengendara agar tidak mengonsumsi minuman beralkohol saat berkendara demi keselamatan bersama.(aco/red)

Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses