MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari menggelar kebaktian kebangunan rohani (KKR) dan tarian tamborin kolosal di ruang terbuka publik (RTP) Borarsi, Rabu (4/2/2026)
Dua kegiatan itu sebagai bentuk dukungan Pemkab Manokwari dalam rangkaian peringatan HUT Pekabaran Injil (PI) ke-171 di Tanah Papua.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyatakan bahwa penyediaan fasilitas ini merupakan bentuk penghormatan pemerintah terhadap nilai-nilai spiritual.
Ia berharap kehadiran kegiatan keagamaan di ruang publik tersebut membawa dampak positif bagi daerah.
“Pemkab Manokwari mempersembahkan RTP Borarsi untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan. Kami juga ingin mendapatkan berkat Ilahi melalui kegiatan rohani ini,” ujar Hermus.
Bagi Hermus, momentum KKR ini adalah peluang besar bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat iman. Ia menekankan berkat dari kegiatan ini harus dirasakan oleh seluruh elemen, mulai dari pemerintah hingga generasi muda.
“Ini berkat bagi kita. Jangan pernah melewatkan kesempatan emas ini. KKR ini berkat bagi Manokwari, berkat bagi generasi muda, berkat bagi Pemprov Papua Barat, dan juga bagi Pemkab Manokwari,” tambahnya.
Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP), Pdt. Daniel Sukan, memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati. Meski RTP Borarsi secara administratif belum diresmikan, pemerintah telah bermurah hati membukanya demi kepentingan ibadah umat.
“Atas nama tim kolaborasi, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang telah mengizinkan penggunaan lokasi ini,” ungkap Pdt. Daniel
Lebih lanjut, Pdt. Daniel menyoroti pentingnya mempersiapkan mentalitas generasi muda Papua sejak dini.
Menurutnya, pembinaan rohani bagi anak-anak di bawah usia 20 tahun adalah investasi besar untuk masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
“Merekalah penerus bangsa dan negara ini. Jika hari ini kita memenangkan mereka bagi Kristus, kita memenangkan bangsa dan negara pada hari esok. Student today, leader tomorrow,” tutupnya (mel)





















