Lamek Dowansiba Dilantik Jadi Ketua POBSI Papua Barat, Bidik Emas PON 2028

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Lamek Dowansiba dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Papua Barat periode 2026–2030.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat optimistis cabang olahraga (cabor) biliar mampu menyumbangkan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Pelantikan digelar di Kafe Yenbeba, Jalan Pasir Putih, Manokwari, Sabtu (24/10/2026).

Ketua Harian KONI Papua Barat Wendy Adrian Kristiandi Ratag berharap kepengurusan baru bekerja solid, menyusun program pembinaan yang terarah, dan menyiapkan atlet secara maksimal.

“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan langkah awal membangun prestasi biliar di Papua Barat,” ujar Wendy.

Menurut dia, target prestasi hanya bisa dicapai jika pengurus, pelatih, atlet, dan pemangku kepentingan lain bekerja sama.

“KONI Papua Barat siap mendukung sesuai peran dan kemampuan organisasi. Kami berharap POBSI memanfaatkan sisa waktu persiapan menuju PON 2028 dengan baik,” katanya.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) POBSI Achmad Fadil Nasution mendorong POBSI Papua Barat berfokus meningkatkan kualitas atlet agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Ia menyebut pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengabdi bagi kemajuan biliar di daerah.

“Papua Barat punya potensi besar. Selain atlet, kualitas pelatih dan wasit juga harus menjadi perhatian utama. PB POBSI siap mendukung program pelatihannya,” kata Fadil.

Karena biliar dipastikan dipertandingkan pada PON 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB), Fadil menekankan pentingnya persiapan sejak dini.

Sementara itu, Lamek mengajak seluruh pengurus menjaga kebersamaan, solidaritas, dan komitmen dalam menjalankan organisasi.

“Organisasi ini membutuhkan kerja sama seluruh pengurus agar program yang direncanakan berjalan baik. Kami mendorong partisipasi aktif semua jajaran demi meningkatkan kualitas pembinaan biliar di Papua Barat,” ucap Lamek. (mel)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses