KAIMANA,KLIKPAPUA.com– Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaimana melatih petugas Survei Penyempurnaan Diagram Timbang (SPDT) Nilai Tukar Petani (NTP) 2026, Senin (5/10/2026).
Pelatihan dibuka Kepala BPS Kabupaten Kaimana Mersi Homer dan diikuti mitra BPS di wilayah itu.
Dalam sambutannya, Mersi mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas petugas lapangan agar mampu menghasilkan data akurat untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani.
Ia menjelaskan, NTP merupakan indikator strategis untuk mengukur daya beli, tingkat kesejahteraan, dan kondisi ekonomi petani, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Menurut dia, diagram timbang perlu disempurnakan secara berkala agar indikator yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil petani. Hal itu hanya dapat dicapai melalui pengumpulan data yang akurat dan berkualitas.
Mersi berharap seluruh calon petugas mengikuti setiap sesi dengan baik serta memahami konsep, metodologi, dan tata cara pengumpulan data sesuai standar operasional prosedur.
Ia juga mengingatkan petugas agar melakukan probing secara mendalam kepada responden supaya informasi yang diperoleh sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Kualitas data sangat ditentukan oleh pemahaman, integritas, dan ketelitian petugas saat melakukan pendataan,” ujarnya.
Selain menjaga kualitas data, petugas diminta menyelesaikan seluruh proses pendataan sesuai target waktu, termasuk kelengkapan administrasi berupa surat tugas, laporan, dan bukti pendukung lainnya.
“Laksanakan pendataan sesuai target dengan tetap menjaga kualitas data. Administrasi dan seluruh bukti pendukung harus diselesaikan tepat waktu,” tegasnya.
Mersi berharap seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama mengenai teknis pelaksanaan SPDT NTP 2026 sehingga data yang terhimpun menjadi dasar statistik berkualitas dalam mendukung perumusan kebijakan pembangunan, khususnya di sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Kaimana. (lau)





















