Sistem Jemput Bola, 41 Warga Berhasil Didaftarkan
MOMIWAREN,KLIKPAPUA.com — Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Manokwari Selatan sukses melaksanakan registrasi pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) secara komunitas di Dusun Inggorias, Kampung Dembek, Distrik Momiwaren.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata pemerataan dan perluasan digitalisasi bantuan sosial hingga ke pelosok daerah.
Langkah ini merupakan bagian dari misi Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) yang dibentuk berdasarkan Perpres No. 83 Tahun 2025, bertanggung jawab langsung kepada Presiden, untuk mempercepat digitalisasi layanan publik sampai ke tingkat kampung.
Ketua Tim PKH Manokwari Selatan, Megawati Putri Rajab, menjelaskan digitalisasi melalui Perlinsos bertujuan membangun ekosistem data terintegrasi, transparan, dan dapat diakses secara langsung, sehingga penyaluran bansos ke depan benar-benar tepat sasaran serta meminimalisir data ganda maupun ketidaktepatan penerima.
Kegiatan berlangsung dinamis dari pukul 11.00 hingga 15.00 WIT dan berhasil mengajukan 41 warga didampingi pendamping PKH.

“Keterbatasan SDM di lapangan membuktikan pemerintah tidak bisa bergerak sendirian. Sinergi lintas instansi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan,” ujar Megawati.
Ia mengajak pemuda, tokoh masyarakat, dan warga untuk turut menjadi Agen Perlinsos, membantu tetangga, lansia, maupun warga yang gagap teknologi agar tidak tertinggal akses bantuan.
“Prosesnya mudah, cepat, dan gratis. Cukup miliki e-KTP atau Identitas Kependudukan Digital, daftar melalui portal agent-perlinsos.kemensos.go.id. Diperlukan NIK, nomor meter PLN, dan verifikasi wajah,” paparnya.
“Mari bergandengan tangan wujudkan kesejahteraan bersama. Kepedulian Anda menentukan masa depan mereka,” tutupnya.(aco/red)


















