PALU,KLIKPAPUA.com — Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 menerima penghargaan dari Menteri Agama Republik Indonesia atas kesuksesan penyelenggaraan ajang tersebut di Manokwari, Papua Barat.
Penghargaan diserahkan dalam Forum Nasional Evaluasi Pesparawi Nasional XIV sekaligus Perencanaan Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 di Hotel Santika, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan berlangsung hingga 3 Oktober 2026, dibuka oleh Ketua I Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) Devi Luhut Binsar Panjaitan.
Forum dihadiri Direktur Bimas Kristen Kementerian Agama RI James Mayor, perwakilan Pemprov Sulawesi Tengah, serta jajaran Pemprov Papua Barat dan Panitia Pesparawi XIV. Pemprov Papua Barat diwakili Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Umum Pesparawi XIV, Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.TP., didampingi Ketua Harian Yacob Fonataba, Ketua I Otto Parorongan, Ketua II Abia Ullu, serta pengurus dan anggota panitia.
Ali Baham Temongmere menyampaikan laporan evaluasi dan refleksi penyelenggaraan di Manokwari, sekaligus masukan untuk persiapan Pesparawi XV di Palu.
“Momen ini sekaligus kesempatan bagi kami menyampaikan laporan kegiatan secara tertulis kepada Menteri Agama RI yang diwakili Direktur Bimas Kristen,” ujarnya.
Pemprov Papua Barat menerima penghargaan berupa plakat bergambar maskot “Piet Sang Konduktor” — anak kasuari yang melambangkan keramahan dan semangat Papua Barat. Seluruh panitia juga menerima piagam penghargaan atas dedikasi dalam mensukseskan acara.
Penyerahan penghargaan dan laporan pertanggungjawaban ini menandai berakhirnya tugas Panitia Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026. Selanjutnya, tongkat estafet diserahkan menuju Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 yang akan digelar di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Forum ini diharapkan menjadi pijakan pembelajaran agar penyelenggaraan mendatang semakin baik dan bermartabat.(rls/red)